Terkait Dugaan Penyimpangan, Kejari Sumbawa Panggil Penanggung Jawab BOKB

530

SUMBAWA (Garudanews.id) Penyidik Kejaksaan Negeri Sumbawa,  saat ini terus  menelusuri aliran Bantuan Operasional Keluarga  Berencana (BOKB) pada Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA), Kabupaten Sumbawa.

Atas persoalan tersebut sejumlah saksi sudah dimintai keterangannya. Dan saat ini enam orang saksi yang dimintai keterangannya adalah penanggungjawab BOKB.

Berdasarkan pantauan wartawan media ini dikantor Kejaksaan Negeri Sumbawa jalan manggis nomor 7 terlihat ada  enam orang saksi yang dimintai keterangannya oleh penyidik.

Mereka  adalah Sadania penanggungjawab BOKB Kecamatan Alas, Dahlia Nawawi penanggungjawab BOKB Kecamatan Lape, Abdul Haris penanggungjawab BOKB Kecamatan Plampang, Ma Dampeng penanggungjawab BOKB Kecamatan Empang, Abdul Talib penanggungjawab BOKB Kecamatan Labangka dan Abdul Gafur Penanghingjawab BOKB Kecamatan Ropang.

Kasi Pidsus Kejari Sumbawa, Reza Safetsila Yusa, SH yang dikonfirmasi membenarkan adanya pemanggilan ini. Namun dia masih belum bisa memberikan penjelasan detail mengenai proses klarifikasi itu.

Diketahui bahwa penyidik kejaksaan untuk menelusuri aliran penyalagunaan dana bantuan keluarga berencana dan non fisik pada Dinas (PPKBP3A). Jaksa sudah memanggil sejumlah saksi lainnya termasuk penyuluh, dan Pengelola Keuangan Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) tingkat kecamatan  Guna mengklarifikasi terkait kasus dugaan penyimpangan penggunaan dana operasional pada Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Sumbawa tahun 2018 lalu.

Penyidik juga sebelumnya memanggil sejumlah saksi  terhadap para Pengelola BOKB ini dilakukan sejak Selasa (18/2) lalu, hingga Senin lalu, Pengelola BOKB Kecamatan Lape yang diklarifikasi. Dilanjutkan dengan pemanggilan terhadap Pengelola Keuangan BOKB Kecamatan Plampang, Hawati, Pengelola Keuangan BOKB Kecamatan Empang, Miskiniwati, Pengelola Keuangan BOKB Kecamatan Labangka, Khaerun dan Pengelola Keuangan BOKB Kecamatan Ropang, M. Dedi R.

Selain itu, juga dilakukan pemanggilan terhadap Penyuluh KB Kecamatan Moyo Hilir, Wiwik Sartika, Penyuluh KB Kecamatan Moyo Utara, Edy Julianto dan Penyuluh KB Kecamatan Unter Iwes, Ratnawati. Namun, satu dari Penyuluh KB itu, yakni Edy Julianto tidak hadir. Ketidakhadiran ini juga sudah disampaikan ke pihak kejaksaan.

Seperti diberitakan, dana operasional pada Dinas P2KBP3A Kabupaten Sumbawa, Kejari Sumbawa. Sebab, diduga terjadi persoalan dalam penggunaannya. Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, dana operasional yang diduga bermasalah ini terjadi pada tahun 2017 hingga 2018. Dana ini diduga digunakan untuk sejumlah keperluan terkait program di dinas tersebut. Namun, diduga terjadi penyimpangan dalam penggunaannya. (hrm/hnn)

Anda mungkin juga berminat