Tuntut Honornya Segera Dibayar, Pekerja Lokal Proyek Meikarta Gelar Aksi

182

KABUPATEN BEKASI (Garudanews.id) – Pekerja di proyek pembangunan Meikarta di Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (18/2/2020) Karin menggelar aksi.

Dalam aksinya, pekerja lokal yang menjadi buruh kasar di proyek Meikarta ini menuntut honor yang sampai saat ini belum dibayar.

“Kami melakukan aksi ini karena hingga kini PT GMA yang menjadi sub kontraktor dari PT China State Construction yang bertanggungjawab atas pekerjaan Meikarta belum membayarkan uang sesuai kesepakatan kontrak,” kata koordinator aksi, Nendi Kalvery.

Pihak pekerja proyek Meikarta sudah menagih honor yang belum dibayar. Namun kata dia, PT GMA tidak membayar honor pekerja dengan alasan hasil pekerjaan tidak sesuai keinginannya.

“Kalau ditagih mereka selalu mencari alasan untuk tidak membayarkan gaji pekerja. Padahal, pekerjaan kami sudah hampir selesai. Sudah lebih dari sebulan dari perjanjian kontrak kami belum juga dibayar,” ungkapnya.

Beda halnya dengan pekerja asing di proyek pembangunan Meikarta. Menurut dia, pekerja asing diperlakukan seperti ‘anak emas’ ketimbang pekerja lokal.

“Mereka selalu seperti itu. Setiap pekerjaan mau selesai selalu dicari kesalahan kita,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya menuntut agar PT GMA membayar honor pekerja yang tertunggak. Jika tidak, pihaknya mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar dan melaporkannya ke pihak berwajib. (Sgy)

Anda mungkin juga berminat