Wujudkan Dayah Mandiri, Pemkab Aceh Utara Resmikan Dua Bilik Santri

684

LHOKSUKON (Garudanews.id)  – Bupati Aceh Utara yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Dayah Tgk.Abdullah Hasbullah, meresmikan dua unit bilik santri Dayah Madinatuddiniyah Jabal Nur di Desa Paloh Lada Kecamatan Dewantara Aceh Utara, Kamis (13/02/2020).

Di sela-sela peresmian bilik santri, Tgk . Abdullah Hasbullah, mengatakan , pembangunan bilik santri merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten terhadap pendidikan lembaga Dayah yang ada di Aceh Utara.

Menurut dia, dengan adanya bantuan dua unit bilik santri yang hari ini diresmikan. Pihaknya berharap dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kebaikan Dayah, para santri dan juga dapat memaksimalkan proses belajar mengajar di dayah.

“Kami berharap agar bilik santri ini dapat digunakan sebaiknya baiknya dan dijaga agar bertahan lama. Ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah kabupaten Aceh Utara terutama bapak bupati H.Muhammad Taib, yang sangat besar perhatian terhadap lembaga pendidikan Dayah yang ada di Aceh Utara,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini ada196 Dayah dia Aceh Utara, yang terdiri dari lima katagori yaitu A+, A, B, C dan D.

Sementara untuk, jumlah guru baik pimpinan dayah maupun guru mengaji terdapat 2178 orang sementara untuk jumlah santri baik perempuan maupun laki-laki terdapat lebih kurang 46000 santri se-Aceh Utara.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan amanat bupati. Bahwa Bupati Aceh Utara menginginkan agar Dayah bisa mandiri. “Kedepan akan terus kita bantu baik itu bangunan fisik, ekonomi , manajemen , Sumber daya santri dan guru dan juga bantuan kitab-kitab untuk meningkatkan pemahaman agama,” tambahnya.

Kadis menuturkan, bahwa Dinas Daya juga mempunyai pogram besar yaitu  pogram “CINTA DAYAH” yang multi fungsi.  Pihaknya juga akan gandeng semua stek holder bersama-sama membangun Dayah.

Sehingga Dayah tidak dianggap sebuah dinas walaupun sirvernya di bawah dinas pendidikan dayah, tapi bagi dinas lain juga ikut berpartisipasi termasuk dengan LSM.

“Kita akan melakukan usaha usaha kerjasama dengan mereka dan siapapun yang mau kerjasama dengan kita akan kita tampung dengan tujuannya untuk melakukan program mandiri Dayah. Dan kita terbuka saja baik itu lembaga pemerintah maupun lembaga di luar Pemerintah untuk kerja sama,” pungkasnya. (Syahrul)

Anda mungkin juga berminat