Antisipasi Corona, Kejari Sumbawa Terapkan Open Lockdoor

510

SUMBAWA (Garudanews.id) – Kejaksaan Negeri Sumbawa merupakan Kejari pertama di NTB yang menerapkan pola Open Lockdoor dan Social Distancing dengan memasang Bilik Disenfektan bagi para pengunjung yang datang kerumah Manggis 7 Kejari Sumbawa.

Bahkan dua pleton personel TNI/Polri melakukan penyemprotan disenfektan guna melakukan antisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19).

“Kami secara Institusional mengamankan personel yang ada di Kejari Sumbawa seoptimal mungkin mulai dari penggunaan wastafel untuk melakukan cuci tangan dan pemakaian antiseptic, sekaligus membuat Bilik Disenfektan sterilisasi sebagai langkah upaya antisipasi pencegahan,” ujar Kajari Sumbawa Iwan Setiawan SH M.Hum dalam keterangan persnya Kamis (26/03/2020), kemarin.

Mengingat merebaknya Covid 19 ini kata Kajari, pihaknya juga telah mengadakan koordinasi pihak Dinas Kesehatan Sumbawa.

Bilik disenfektan ini, lanjut dia, dilengkapi dengan media alat uap disfektan plus disfrayer yang menyemprot seluruh tubuh agar dalam keadaan tetap steriel.

“Sehingga seluruh keluarga besar Kejari Sumbawa, para pengunjung maupun siapa saja yang datang dan masuk kerumah Manggis 7 Kejari Sumbawa harus dan wajib untuk menjalankan SOP yang telah ditentukan, karena itu ini dibutuhkan adanya disiplin,” tukasnya.

Kajari Sumbawa juga menyatakan sesuai dengan instruksi dari Kejaksaan Agung maupun edaran Mahmah Agung, terkait dengan lockdown persidangan perkara hukum maupun pengiriman dan pelimpahan berkas perkara tahap dua, untuk sementara selama dua pekan kedepan dihentikan dan ditunda sementara.

Bahkan, jika dalam keadaan membutuhkan proses persidangan bisa dilakukan secara on-line, termasuk meliburkan kunjungan (bezuk) bagi para tahanan dan narapudana di Rutan Lapas Sumbawa.

“Bahkan kami dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) bekerjasama dalam melakukan kegiatan penyemprotan disenfektan diarea luar maupun didalam kantor Kejari Sumbawa yang dilakukan oleh dua pleton personel TNI/Polri,” imbuhnya.

Begitu pula dari hasil rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Kantor Bupati Sumbawa sambung Kajari Iwan Setiawan, lanjut Kajari, dari Forkominda Sumbawa mendorong Pemda Sumbawa agar mari bersinergi secara bersama-sama dalam penanganan Covid-19 dengan pembentukan gugus tugas untuk bisa bergerak cepat.

“Sehingga bisa efektif dan optimal, mumpung daerah kita belum tersebar virus corona secara masif dan terpapar covid-19 dimaksud, termasuk telah melakukan sidak ke rumah sakit terkait dengan kesiapan para petugas medis dalam penanganan pasien,” ujarnya.(Hrm/Hnn)

Anda mungkin juga berminat