Corona Ancam Indonesia, Senator Asal Aceh: Orang Kaya Republik Ini Jangan Diam

227

JAKARTA (Garudanews.id)  – Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh, Fachrul Razi, menaruh perhatian terhadap perkembangan pandemik Virus Corona. Oleh karenanya, ia minta kepada para kolongmerat di negeri ini untuk menyumbangkan hartanya bagi penanggulangan bencana nasional wabah Covid-19 yang sedang dihadapi bangsa.

Dia juga mengkritik kebijakan pemerintah serta pihak-pihak yang tidak pro terhadap situasi dan kondisi bangsa, termasuk kolongmerat yang menimbun harta disaat kondisi darurat seperti sekarang.

“Sebagaimana kita saksikan, Covid-19 yang dimulai dari Wuhan, China, telah menyebar luas di ke seluruh negara, tak terkecuali Indonesia. Kondisi itu telah membuat panik semua pihak, termasuk orang orang yang memiliki kekayaan lebih,” ujar Fachrul dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Rabu (18/3/2020).

Menurut dia, wabah virus corona sudah tiba di Indonesia. Orang-orang kaya memborong makanan, obat-obatan dan masker, seolah olah minggu depan kiamat.

“Sedangkan pekerja keras tetap berusaha, tanpa pelindung diri dari corona, setiap hari mereka bergelut dengan hidup, bagi mereka kematian dan kehidupan sudah ada yang mengatur,” kata Senator Fachrul Razi.

Melawan Corona ini, lanjut Fachrul, memang butuh solidaritas. “Orang kaya yang menimbun barang-baran sembako dan lain-lain itu juga tidak bakalan bisa menghindari serangan virus ini,” imbuh Fachrul.

Fachrul berpendapat, sebaiknya semua orang kaya dan berkelebihan, perlu solider terhadap sesama bangsa, bergandeng tangan menghadapi dan mengatasi bencana dunia ini. “Saya minta orang kaya di Republik ini jangan diam. Ayooo… Bersolidaritas untuk melawan penyebaran virus corona,” pinta Fachrul.

Beberapa konglomerat di berbagai negara sudah mulai mengucurkan hartanya untuk meredam imbas virus corona. Lonjakan jumlah kasus yang disebabkan oleh virus ini mendorong para orang kaya ini jadi dermawan dan ikut serta dalam aksi penyembuhan wabah ini.

Dikutip dari catatan media detikcom, mengutip Forbes pada Kamis (30/1/2020), Yayasan Bill Gates dan Melinda Gates telah menyumbangkan US$ 10 juta atau sekitar Rp 140 milyar (dalam kurs Rp 14 ribu) untuk membantu pasien-pasien di China dan Afrika. Termasuk US$ 5 juta atau Rp 70 milyar untuk kerja sama internasional, perawatan, dan pengembangan vaksin.

Sementara pendiri Alibaba sekaligus orang terkaya kedua di China, Jack Ma, dilaporkan menjanjikan US$ 14 juta atau sekitar Rp 196 miliar untuk upaya mengembangkan vaksin coronavirus melalui Jack Ma Foundation.

Update informasi corona di seluruh dunia, pada Selasa (17/3/2020) pukul 10.10 WIB, angka penderita yang terinfeksi Covid-19 mencapai 182.605 orang di 162 negara dan satu alat angkut internasional (kapal pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Yokohama, Jepang). Sementara itu, di dalam negeri, hingga Senin (16/3/2020) malam, jumlah pasien positif corona yang sudah dikonfirmasi pemerintah Indonesia adalah 134 orang. (Syahrul)

Anda mungkin juga berminat