Gugus Tugas Sumbawa Semprot Disenfektan Sarana Layanan Publik

478

SUMBAWA (Garudanews.id) – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Diseases (Covid-19) Kabupaten Sumbawa yang dibentuk Pemda dibawah kendali ketua tim Sekda Sumbawa Hasan Basri MM dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), kini mulai bergerak cepat secara sinergi mengambil langkah-langkah preventif penanganannya.

Selain itu melakukan kegiatan sosialisasi sekaligus action di lapangan dengan melakukan kegiatan penyemprotan disenfektan disejumlah lokasi strategis pelayanan publik didalam kota Sumbawa Besar, Jum’at (27/03/2020).

Sekda Sumbawa Hasan Basri didampingi Kajari Sumbawa Iwan Setiawan Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra Dandim 1607 Sumbawa Letkol Inf Samsul HudaKetua DPRD Sumbawa Abdul Rafiq, Direktur RSUD Sumbawa dr Dede Hasan Basri dan sejumlah institusi terkait.

TimGugus Tugas dengan berjalan kaki bergerak menyusuri jalan dalam kota melakukan penyemprotan disenfektan menuju kawasan RSUD Sumbawa, pasar Brang Biji hingga kedalam kawasan Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa.

Kajari Sumbawa Iwan Setiawan dalam keterangan persnya menyatakan, bahwa pihaknya bersama tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Diseases (Covid-19) Kabupaten Sumbawa melakukan kegiatan penyemprotan disenfektan disejumlah lokasi strategis didalam kota Sumbawa.

“Tentunya, kegiatan penyemprotan di sejumlah lokasi lainnya dilakukan oleh tim-tim lainnya yang telah dibuat secara terstruktur oleh Gugus Tugas,” ujar Kajari.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada segenap elemen masyarakat di daerah ini agar dapat mengikuti prosedur protokol kesehatan yang sudah dikeluarkan oleh Pemerintah serta mematuhi maklumat Kapolri dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus Corona demi Sumbawa sehat,” imbau Kajari.

Untuk itu kepada masyarakat Sumbawa secara umum agar dapat melaksanakan dan menerapkan social distancing secara melekat.

“Hindari pengumpulan atau kerumunan massa guna mencegah penyebaran virus corona,” pungkas Kajari. (Hrm/Hmn)

Anda mungkin juga berminat