Lurah Jakasetia Tegur Pengelola Refleksi Yang Masih Jalankan Aktifitasnya

254

BEKASI, (Garudanews.id) – Mencegah penyebaran wabah Corona atau Covid-19, berbagai wilayah dianjurkan menutup tempat umum yang dijadikan tempat berkumpulnya manusia. Diantaranya tempat hiburan malam, panti pijat dan lainnya.

Hal tersebut sesuai dengan yang tertuang pada surat edaran walikota Nomor 43/3127/Parbud.par tentang penutupan sementara klub malam, cafe, panti pijat, karaoke, musik hidup, PUB, Bilyar, spa, tempat bermain anak, dan bioskop serta wisata dan balai pertemuan. Namun, beberapa tempat nampak masing tidak mengindahkan himbauan pemerintah kota Bekasi.

Seperti yang terlihat di sebuah panti pijat refleksi di Jakasetia, ia nampak masih menjalankan aktifitasnya seperti biasa. Padahal, surat himbauan sudah disampaikan oleh pemerintah kota Bekasi terkait penutupan tempat semacam itu untuk sementara.

Lurah Jakasetia Muhamad Alwi didampingi Kasie Pem dan Tramtibun Jakasetia Mochamad Adhi menyambangi tempat tersebut bersama dengan Kanit Binmas Polsek Bekasi Selatan AKP. Puji Astuti.

“Tadi berdasarkan pemantauan kita masih ada satu tempat refleksi yang masih buka namun kita bersama unsur tiga pilar langsung meminta untuk menutup karena ini salah satu upaya kita mencegah penularan Corona ini,” kata Lurah usai melakukan himbauan dan sosialisasi di Jakasetia pada Sabtu (21/03).

Dalam himbauannya, lurah memberikan pemahaman kepada pengelola untuk menutup sementara tempat tersebut demi mencegah penyebaran wabah Covid-19 di kota Bekasi.

“Sebenarnya himbauan ini bukan hanya dari kelurahan, tapi dari dinas pariwisata, satpol pp segera disampaikan, kita dari kelurahan ikut memonitoring atau pemantauan dan juga himbauan tersebut,” tambahnya.

Secara keseluruhan, tempat hiburan dan fasilitas umum di wilayah kelurahan Jakasetia, Bekasi Selatan sudah menutup tempatnya. (Mam)

Anda mungkin juga berminat