Nurul Arifin Usul Gaji DPR Dipotong untuk Bantu Penanganan Covid-19

212

JAKARTA (Garudanews.id) – Sebagai bentuk kepedulian DPR RI kepada masyarakat, sejumlah Anggota DPR RI mengusulkan para wakil rakyat gotong royong untuk menyisihkan gajinya guna membantu penanggulangan virus Corona (Covid-19). Langkah tersebut perlu diambil mengingat jumlah kasus positif Covid-19 semakin meningkat, hingga saat ini telah menembus 1.414 orang.

“Saya berharap kita mempunyai solidaritas nasional, sosial untuk menghadapi masalah-masalah sulit ini yang kita tidak bisa prediksi sampai kapan ini akan berakhir,” ujar Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin dalam rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2019-2020, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2020).

Nurul mengajak seluruh Anggota Dewan untuk berpartisipasi memerangi pandemi Covid-19. “Secara pribadi, saya ingin mengetuk rekan-rekan semua bagaimana kalau kita bersama-sama dalam situasi sulit ini untuk memberikan gaji kita paling tidak setengahnya, untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan di masa prihatin seperti ini,” ujar politisi Fraksi Golkar ini.

Usulan tersebut kemudian disambut baik oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustopa. Ia mengusulkan kepada Pimpinan DPR RI untuk diteruskan kepada setiap fraksi agar mengambil kebijakan pemotongan gaji Anggota Dewan terhitung April 2020.

“Ini penting sebagai bentuk semangat gotong-royong dan kepedulian kita terhadap wabah yang sedang kita hadapi. Kami usul nanti Pimpinan DPR inisiasi pemotongan gaji Anggota DPR per bulan april ini,” ungkap politisi Fraksi Partai NasDem ini saat menyampaikan interupsinya.

Adanya protokol darurat pencegahan Covid-19 dan imbauan physical distancing, Rapat Paripurna digelar secara virtual. Rapat Paripurna dihadiri oleh 45 Anggota DPR secara fisik dan 297 hadir melalui sambungan virtual. Rapat dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani, dengan didampingi Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin, Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel, dan Wakil Ketua Muhaimin Iskandar. (Mhd)

 

Anda mungkin juga berminat