DPRD Kabupaten Bekasi Alokasikan Anggaran Untuk Penanganan Covid-19

162

BEKASI, (Garudanews.id) – DPRD Kabupaten Bekasi memindahkan alokasi anggaran sebesar Rp10 miliar untuk keperluan penanganan Covid-19. Keputusan ‘menggeser’ anggaran tersebut berdasarkan hasil rapat pimpinan DPRD dan fraksi, belum lama ini.

“Keputusan itu sudah final. Nanti tinggal sinkronisasi dengan TAPD,” kata Ketua Fraksi Madani Kabupaten Bekasi, Cecep Noor, Rabu (1/4/2020).

Cecep mengatakan, anggaran yang ‘digeser’ tersebut sebelumnya dialokasikan untuk kegiatan dan pengadaan barang di DPRD Kabupaten Bekasi.

“Iya tadinya anggaran Rp10 miliar itu untuk pembelian empat unit mobil operasional komisi, reses anggota dewan dan Bintek anggota dewan. Anggaran tersebut dianggap kurang urgent,” ungkapnya.

Anggaran yang dipindahkan itu nantinya, lanjut Cecep, nantinya akan digunakan untuk membeli alat pelindung diri (APD) tenaga medis. Serta kebutuhan lain yang terkait penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi.

“Nanti anggaran itu dibelanjakan oleh sekretariat DPRD. Ini sudah diputuskan. Pergeseran anggaran ini karena ada instruksi Presiden,” ujarnya.

Untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi sebenarnya membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Oleh karena itu, DPRD menunggu aksi Bupati Bekasi untuk mengajukan anggaran penanganan virus Corona.

“(Rp10 miliar) Ini pergeseran dari DPRD. Ini bukti bahwa DPRD peduli. Nanti bupati ajukan sendiri. DPRD udah setuju anggaran Rp200 miliar atau lebih pun untuk dipakai pencegahan dan penanganan Covid-19,” ungkapnya.

“Pemkab Bekasi harus cepat dan tepat dalam mencegah penyebaran Covid-19. Karena sekarang sudah muncul Surat Edaran Mendagri bahwa bupati adalah ketua gugus tugas Covid-19,” tambahnya. (Sgy)

Anda mungkin juga berminat