Habib Rizieq: Umat Islam Harus Memakamkan Jenazah Pasien Positif Corona

160

JAKARTA (Garudanews.id) – Imam Besar FPI (Front Pembela Islam) Habib Rizieq Shihab menyerukan umat Islam harus tetap memakamkan jenazah pasien positif corona, sesuai syariat.

Hal tersebut menyikapi maraknya peristiwa warga yang menolak penguburan jenazah pasien positif virus corona COVID-19 yang terjadi di beberapa daerah.

“Kepada segenap umat Islam Indonesia diingatkan bahwa jenazah muslim covid-19 harus diurus secara syariat terkait mandi, kafan, salat jenazah, dan pemakaman,” kata Habib Rizieq dalam keterangan tertulisnya yang diterima wartawan, Jumat (3/4/2020).

Selain diurus secara syariat, kata Habib Rizieq, jenazah juga harus ditangani dengan petunjuk medis yang benar.

“Terkait sterilisasi saat dimandikan, dikafankan, pembungkusan dengan plastik, penggunaan peti, dan pemakaman dengan segera semuanya harus diurus oleh petugas medis resmi yang memakai alat pelindung diri (APD),” ujar Habib Rizieq.

Menurut Habib Rizieq jalankan petunjuk itu maka terjamin secara syariat dan medis bahwa jenazah itu tidak akan menularkan lagi virus yang dalam jasadnya.

“Apalagi, virus corona tidak bisa menyebar dalam plastik, peti, dan tanah,” tambah Habib Rizieq.

Dia pun menegaskan, haram hukumnya menolak petugas medis yang akan melakukan proses pemakaman terhadap jenazah positif COVID-19.

“Haram diganggu, ditolak, diusir, apalagi sampai dibongkar makamnya,” tegas Habib Rizieq.

Dia pun meyakini, ketika umat Islam menjalankan syariat dalam proses penguburan terhadap jenazah sesama muslim, Allah akan menurunkan rahmat bagi warga Indonesia.

“Ini menjadi penyebab turunnya rahmat dan berkah, sehingga Allah segera mengangkat wabah corona dari Indonesia dan seluruh dunia,” kata Habib Rizieq.

Anda mungkin juga berminat