Masyarakat Diminta Jangan Abaikan Protokol Kesehatan

1.478

SUMBAWA (Garudanews.id) – Jumlah orang dalam pengawasan (OPD) dan pasien dalam pengawasan (PDP)  maupun yang dinyatakan positif terpapar virus Corona Disease 2019 (Covid-19) terus terjadi peningkatan.

Bahkan,  banyak di antara mereka  yang meninggal dunia. Oleh karenanya, kasus ini hendaknya menjadi pelajaran berharga bagi  semua semua lapisan masyarakat agar dapat lebih meningkatkan kewaspadaan dini.

“Yakni dengan melakukan pencegahan dan antisipasi penanggulangan penyebaran virus corona, dengan mentaati apa yang dianjurkan oleh Pemerintah,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumbawa Iwan Setiawan SH M.Hum dalam wawancaranya dengan sejumlah media, Rabu (01/04/2020).

Dikatakannya, dengan memperhatikan Perppu yang dikeluarkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kemarin, maka sudah seyogyanya segenap lapisan masyarakat di daerah ini agar jangan “Abai” tetapi mari bersikap “Awas” dalam hal masalah wabah corona ini,” imbau Kajari.

Kajari menegaskan bahwa semua unsur masyarakat tidak boleh main-main dengan wabah Corona ini.

“Okelah di wilayah kita, NTB ini misalnya masih stadium I. Yakni masih satu dua orang yang terkena virus, namun ini virus menularnya sangat cepat. Jadi tolong ikuti anjuran dan himbauan Pemerintah, seluruh prosedur protokol kesehatan dan maklumat Kapolri, dimana maklumat Kapolri itu dikeluarkan jelas untuk mencegah terjadinya pengumpulan massa dan lain-lain,” imbuh Kajari.

Kajari menyatakan, tidak menutup kemungkinan protokolnya sangat ketat dan tegas. Mengingat dari perkembangan dari penyebaran virus corona, karena itu diminta kepada seluruh elemen masyarakat di daerah ini, agar menghindari kumpulan dan kerumunan massa.

Seperti menerapkan dan laksanakan social distancing dan pshicall distancing ditempat masing-masing, berprilaku hidup sehat dan bersih.

“Mari bersama-sama bersihkan lingkungan masing-masing secara mandiri, biasakan diri cuci tangan dengan sabun, gunakan masker dan tetap awas dengan mengikuti apa yang dianjurkan oleh Pemerintah,” paparnya. (Hrm/Hnn)

Anda mungkin juga berminat