Selama Mewabahnya Corona,  Harga Jahe Merah di Bogor Tembus Rp 90 Ribu Perkilogram

339

BOGOR  (Garudanews.id) – Selama merebaknya virus Corona  atau Covid-19 di Indonesia termasuk di Bogor,  mempengaruhi harga komoditi rempah rempah, salah satunya jahe merah yang tembus di angka Rp 90 ribu perkilogram.

“Karena rempah rempah dipercaya mampu meningkatkan imunitas,  sehingga harganya sampai April masih tinggi, “jelas Humas PD Pasar Tohaga,  Jayanti,  Minggu (26/4/2020).

Kata Jayanti,  harga jahe merah di awal April Rp 87 ribu perkilogram dan pertengahan April turun Rp 75 ribu perkilogram. Dan sekarang naik Rp 90 ribu perkilogram.

“Sedangkan rempah rempah yang lain seperti jahe putih kini Rp 50 ribu perkilogram, sebelumnya Rp 45 ribu perkilogram, “jelasnya.

Lanjut Jayanti,  selain jenis jahe yang naik,  kunyit pun kini naik menjadi Rp 20 ribu perkilogram yang tadinya Rp 10 ribu perkilofram.

“Tapi Alhamdulillah ketersediaan rempah rempah mencukupi walaupun permintaan tinggi,”ucap Jayanti.

Adapun jenis rempah rempah yang turun kata dia,  seperti lengkuas sekarang harganya Rp 12 ribu perkilogram yang tadinya Rp 20 ribu perkilogram.

Termasuk kencur yang tadinya Rp 75 ribu perkilogram kini menjadi Rp 60 ribu perkilogtam.

“Sedangkan jenis rempah rempah yang sekarang langka,  cengkeh,  pala,  temulawak dan sereh.  Padahal sebelumnya pala  harganya Rp 150 ribu perkilogram, sereh Rp 10 ribu perkilogram dan temulawak Rp 15 ribu perkilogram,” katanya. (Ded)

Anda mungkin juga berminat