BLPBJ Siap Tender Paket Proyek Pengajuan SKPD

149

KABUPATEN BEKASI (Garudanews.id) – Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (BLPBJ) Setda Kabupaten Bekasi, menyatakan kesiapannya untuk melakukan tender (lelang) sejumlah paket proyek yang diajukan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

Meski demikian, persyaratan untuk mengikuti proses tender haruslah dilengkapi mulai dari Harga Perkiraan Sendiri (HPS)-nya, spesikasinya, rancangan kontraknya, hingga gambarnya.

“Dengan personil yang ada kita sudah siap untuk menenderkan. Jadi kita tunggu saja usulan dari SKPD,” ungkap Kasubbag Advokasi dan Pembinaan BLPBJ Setda Kabupaten Bekasi, Yayan Yuliandi kepada media.

Yayan mengatakan, untuk tender kebutuhan rutin dari setiap SKPD seperti makan minum (mamin), jasa keamanan dan jasa kebersihan, sampai hari ini sudah ditenderkan, bahkan sudah ada yang mempunyai kontrak dengan dinas (SKPD).

Begitu juga dengan kegiatan lain seperti konsultan perencanaan untuk tahun depan sudah dilakukan pada tahun ini. Kemudian untuk konsultan pengawas pada proyek fisik juga sudah dilakukan proses seleksi.

“Artinya setiap usulan yang masuk sampai dengan hari ini untuk ditenderkan setelah melalui mekaisme kajian dan sebagainya, sudah selesai kita tenderkan,” terang pria yang juga atlet anggar ini.

Sementara untuk paket-paket lain yang selama ini sudah dianggarkan, kata dia, pihaknya masih menunggu. Apalagi saat ini seluruh SKPD wajib untuk mengalokasikan anggaran sebesar 35 persen untuk refokusing penanganan pandemi covid 19 (corona).

“Mungkin setelah refocusing ini selesai kita dapat usulan dari SKPD untuk paket-paket lain yang ditenderkan melalui BLPBJ,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Yayan juga menegaskan jika saat ini semuanya baik melalui tender ataupun penunjukan langsung sudah dilakukan secara elektronik. Oleh karena itu, pihaknya berupaya agar para penyedia tidak ketinggalan informasi dan wawasan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Keseriusan tersebut dibuktikan dengan melakukan pembinaan seperti kegiatan bimbingan teknis (bimtek) atau pelatihan kepada para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), para pelaku usaha dan organisasi pengadaan lainnya, termasuk untuk para pejabat pengadaan rekan kelompok kerja (pokja).

“Dan agar lebih maksimal lagi, kami dari hari senin sampai jumat mulai jam 09.00 sampai 15.00, tim yang kami tunjuk atas perintah pimpinan, melaksanakan bimbingan konsultasi kepada para pelaku pengadaan tadi,” tandasnya. (red)

Anda mungkin juga berminat