Cegah Penularan Covid-19, Budaya Salaman saat Lebaran Dihilangkan Sementara

132

JAKARTA, (Garudanews.id) – Dua bulan sudah penerapan PSBB di Jakarta diberlakukan. Meski begitu, angka kasus positif covid 19 masih mengalami penambahan di ibukota.

Guna menekan angka penyebaran virus covid 19. Hari raya lebaran yang akan tiba sepekan ke depan, diharapkan tidak dilakukan seperti biasanya. Tradisi bersalaman dan kumpul, diharapkan sementara waktu ditinggalkan.

“Silaturahminya bisa dilakukan secara online dengan sanak saudara dan kerabat. Untuk menghindari penyebaran covid,” ujar politisi PKS, Abdul Aziz kepada wartawan, Senin (18/5/2020).

Menurutnya, PKS yang setiap tahun melakukan kumpul-kumpul di hari raya lebaran. Dipastikan pada Iedul Fitri 1441 Hijriyah tidak menggunakan cara tersebut.

Pengurus PKS akan melaksanakan silaturahmi jarak jauh dengan mengoptimalkan kemajuan teknologi.”Kita sudah sepakati menggunakan handphone dan melakukan silaturahmi lewat online,” jelas Ketua Komisi B DPRD DKI tersebut.

Diharapkan, masyarakat DKI di perkampungan pun melakukan hal sama, dengan menjauhkan kumpul-kumpul saat hari raya.

“Social distancing harus tetap dijaga. Jangan kecolongan, yang berakibat menambah jumlah kasus positif di ibukota,” tuturnya. (Sfy)

Anda mungkin juga berminat