Cegah Penyebaran  Covid-19, Masjid Jam’i Luar Batang Tiadakan Sholat Ied Berjamaah

151

JAKARTA (Garudanews.id) – Rapat Pengurus Masjid Jam’i Keramat Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara yang diadakan Jumat (22/5/2020) malam memutuskan untuk tidak mengadakan ibadah sholat Iedul Fitri 1441 hijriyah secara berjamaah di salah satu masjid tertua di Jakarta itu, pada Minggu (24/5/2020).

Hal itu sesuai dengan himbauan yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, guna memutus mata rantai penyebaran covid 19 di Ibukota yang saat ini mulai mengalami perbaikan dalam jumlah kasus positif virus yang sudah banyak memakan korban jiwa di dunia.

“Hasil keputusan rapat pengurus masjid akan mentaati anjuran Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Maka kami memutuskan tidak mengadakan Sholat Iedul Fitri 1441 H yang jatuh pada hari Ahad 24 Mei 2020 secara berjamaah,” ujar ketua DKM Masjid Jam’i Keramat Luar Batang, Penjaringan, Jkaarta Utara, Faisal kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, hasil keputusan rapat pengurus masjid terfokus pada pro dan kontra mengadakan sholat Ied berjamaah di lingkungan masjid. Sementara, kata anggota DPRD DKI dari Fraksi Demokrat itu, untuk himbauan pemerintah agar tetap di rumah dan tidak bersalam-salaman saat hari raya, merupakan kewenangan masing-masing dari masyarakat.

“Pengurus masjid hanya memutuskan tidak mengadakan sholat ied. Untuk persoalan salam-salaman saat hari raya. Itu tidak bisa kita (pengurus masjid) campuri dan menjadi hak masing-masing individu,” bebernya.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebelumnya meminta warga Jakarta untuk mentaati imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI agar menjalankan takbiran, Sabtu malam (23/5/2020) dan Sholat Idul Fitri, Minggu (24/5/2020) di rumah masing-masing.
Permintaan Anies ini dalam rangka mentaati pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sebagai upaya bersama-sama memutus mata rantai penyebaran (pandemi) virus Corona (Covid-19) di Ibu Kota.

“Saya berharap masyarakat menjadi pahlawan dalam memberantas virus Corona. Kepatuhan dan ketaatan warga Jakarta -lah yang akan menentukan keberhasilan kita bersama melawan pandemi Corona,” ujar Anies dalam keterangannya kepada pulahan wartawan di ruang depan pendopo Balai Kota, Jumat (22/5/2020) sore.

Lebih lanjut mantan Mendikbud ini menambahkan, para tokoh masyarakat, ulama, habaib untuk menyampaikan imbauan MUI agar masyarakat tidak melaksanakan takbiran keliling, sholat Idul Fitri di masjid-masjid.

Sebab, rawan tertular virus Corona saat berdatangan dan menjalankan sholat Idul Fitri di masjid dan lapangan-lapangan. Ia juga meminta kepada warga Ibu Kota tidak melaksanakan silaturahmi, mendatangi rumah sanak saudara. Juga tidak pulang kampung, serta pulang kampung lokal ( Jabodetabek).

“Saya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah mematuhi untuk tetap tinggal di rumah, bekerja dari rumah sehingga Jakarta menjadi kondusif, aman terkendali pandemi virus Corona saat ini,” katanya. (sfy)

 

Anda mungkin juga berminat