Dampak Covid-19, Bansos Di Ciketing Udik Masih Lupakan Warga Pengontrak

301

BEKASI, (Garudanews.id) – Perpanjangan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kini menginjak tahap 3. Masyarakat yang terdampak covid-19 terjadi hampir di seluruh Indonesia, tidak terkecuali di kota Bekasi. Dampak ekonomi sangat dirasakan oleh warga kota Bekasi.

“Bentuk perhatian pemerintah dalam rangka mengatasi dampak wabah covid-19 kepada warga masyarakat ialah dengan memberikan sembako yang sudah diterima oleh warga masyarakat kami dari pemerintah kota, sudah bergulir ke masyarakat semua,” kata Lurah Ciketing Udik Nata Wirya pada Sabtu (16/05)

Di kelurahan Ciketing Udik kecamatan Bantar Gebang salah satunya, yang dikatakan oleh lurah Ciketing Udik Nata Mirya telah mendistribusikan bantuan sembako hingga tahap 8 dengan tepat sasaran.

Namun, di lapangan, masih banyak warga yang mengaku belum mendapatkan bantuan sembako dari pihak manapun. Hal itu dibantah oleh Lurah yang mengatakan distribusi sembako sudah merata.

“Kalau warga pendatang, khususnya di tempat pemulung tadi, memang warganya tidak menetap, pindah-pindah tempanya kecuali yang sudah punya KTP Kota Bekasi itu sudah berhasil kita data semua,” katanya.

Sebanyak 2.340 kepala keluarga sudah mendapatkan bantuan baik dari Pemerintah Kota, Pemprov Jabar maupun Pemerintah Pusat. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pernah menginstruksikan jajarannya di Kota dan Kabupaten untuk tetap memperhatikan warga pendatang yang tidak memiliki KTP setempat.

“Tapi walaupun KTP luar, berdasarkan himbauan gubernur bahwa mereka didata bahkan kalau mereka tidak dapat sembako kita adakan gerakan nasi bungkus,” katanya.

Lurah menuturkan bahwa pendataan penerima bantuan sudah dilakukan secara maksimal oleh pihaknya.

“Validasi dan verifikasi sudah sering kita lakukan bahkan pemerintah kota Bekasi membuka online juga, di samping itu kelurahan juga mendata melalui RT dan RW,” pungkasnya.

Namun pada kenyataannya, masih banyak warga pendatang yang mengontrak tidak mendapat bantuan atau luput dari perhatian pemerintah.polemik pembagian bantuan sembako yang tidak merata juga terjadi di beberapa wilayah di kota Bekasi.(Mam).

Anda mungkin juga berminat