Idhul Fitri 1441 H, Walikota Bekasi Tiadakan Open House

324

BEKASI, (Garudanews.id) – Tradisi open house pada perayaan Idhul Fitri, dilakukan hampir semua pejabat. Namun, perayaan Idhul Fitri 1441 tahun ini walikota Bekasi Rahmat Effendi sepakat untuk tidak menggelar open house. Hal ini dikarenakan masih dalam pandemi virus covid-19.

“Warga hanya cukup mengucapkan via Whatsapp ataupun via SMS untuk mengucapkan mohon maaf lahir batin, pastinya kita tau semua bahwa pandemi ini menyita waktu kita untuk berjabat tangan, bersilaturahmi ataupun bersungkeman dengan sesepuh, akan tetapi memang sudah sewajarnya dalam hal memutus penyebaran mata rantai Covid ini,” ujar Walikota Bekasi Rahmat Effendi pada Jumat (22/05)

Berbeda dalam tahun tahun sebelumnya, suasana kediaman rumah Wali Kota Bekasi maupun Wakil Wali Kota Bekasi yang sangat ramai untuk warga silaturahmi mencicipi makanan yang tersedia akan tidak diperbolehkan pada tahun ini.

“Pastinya, sangat sedih, tapi jika kita mengijinkan untuk open house dalam lebaran ini kita telah melanggar ketentuan dari pusat, dan sangat berbahaya jika kita tetap mengadakan, demikian para warga harap maklum” jelas Wali Kota.

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono juga memberi ketegasan kepada seluruh warga Kota Bekasi, begitu disayangkan momen momen spesial seperti lebaran ini yang seharusnya kita bisa menikmati bersama opor ayam dan ketupat di kediaman tidak bisa kita rasakan pada tahun ini, agar kita bisa melepas mata rantai penyebaran Covid 19 di Kota Bekasi.

“Untuk menjaga kesehatan yang dalam diri kita, kita tetap jaga keprotokolan kesehatan dalam nuansa lebaran tahun ini, cukup membalas pesan via WA atauoun sekedar telepon sebagai pengganti jabat tangan kita, semoga warga paham akan hal tersebut” ujar Tri Adhianto.

Sedangkan untuk pelaksanaan shalat ied, diperbolehkan oleh pemerintah kota Bekasi pada zona hijau. Setidaknya ada 41 kelurahan yang dinyatakan zona hijau dari 56 kelurahan yang diperbolehkan melaksanakan shalat ied.

Namun untuk zona merah pada tiap Kelurahan yang masih ada, ditetapkan untuk shalat idul fitri dirumah, dan tidak bisa ke daerah yang dinyatakan zona hijau karena adanya tim pengawasan dari tiap Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) setempat.Q

Walikota Bekasi Rahmat Effendi telah mengeluarkan surat perintah tugas Nomor 800/451/Set.Covid-19 terhadap Pembina Wilayah, Camat dan Lurah untuk terus memantau dan mensosialisasikan terkait wilayah yang masuk dalam zona hijau untuk terus waspada terutama jelang pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri.

“Dalam Arahannya Bapak Walikota juga menyampaikan bahwa dalam rangka sholat ied diharapkan agar Shalat Ied hanya untuk warga dilingkungan RT/RW tersebut dan panitia yang dibentuk oleh DKM melaporkan ke MUI, DMI dan MUspika. Kemudian dengan protokol kesehatan yang ketat dan dengan manjaga jarak, menggunakan masker dan panitai menseleksi warga dilingkungan tersebut satu per satu,” kata Kabag Humas Pemkot Bekasi Sajekti Rubiyah mengulang arahan Walikota Bekasi. (Mam)

Anda mungkin juga berminat