Inilah Kriteria Warga yang Diperbolehkan Pulang Kampung Di Tengah Pandemi Corona

398

JAKARTA (Garudanews.id) – Guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19, yang hingga saat ini korban meninggal akibat virus tersebut mendekati angka 1000, pemerintah telah menetapkan aturan larangan pulang kampung.

Namun, larangan pemerintah untuk tidak pulang kampung pada libur lebaran tahun 2020 ini, tidak serta merta diamini oleh warga untuk melakukan tradisi tahunan itu.

Hal itu berdasarkan fakta di lapangan, ribuan pemudik yang menggunakan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat berhasil terjaring petugas dalam operasi ketupat Covid-19 dan memaksa pemudik untuk putar balik ke daerah asal.

Di tengah meningkatnya kasus pelanggaran aturan larangan mudik, akhirnya pemerintah memberikan kelonggaran. Namun, ada beberapa kriteria orang yang diperbolehkan pulang kampung dengan syarat tertentu.

Dalam aturan turunan Peraturan Menteri Perhubungan No. 25 Tahun 2020, mengatur jenis masyarakat yang diperbolehkan pulang kampung selama larangan mudik diterapkan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, aturan ini dirancang sesuai dengan masukan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Kemenhub disarankan untuk memberikan pengecualian pergerakan terhadap orang dengan kepentingan khusus.

Sehingga mulai Kamis (7/5/2020), kemarin seluruh moda transportasi angkutan penumpang beroperasi kembali.

Ada pun kriteria masyarakat yang diperbolehkan pulang kampung antara lain:

1. Orang yang bekerja pada pelayanan bidang pertahanan, keamanan, dan ketertiban umum, kesehatan, kebutuhan dasar, pendukung layanan dasar, fungsi ekonomi, hingga percepatan penanganan Covid-19.

2. Pasien yang membutuhkan penanganan medis.

3. Pemerintah memperbolehkan pemulangan PMI, WNI, dan pelajar dari luar negeri untuk pulang ke daerah asal.

4. Pemerintah memperbolehkan masyarakat dengan kepentingan mendesak untuk pulang kampung.

“Dimungkinkan kepada orang-orang berkebutuhan khusus, sebagai contoh ada orang tua yang sakit atau ada anak yang akan nikah,” kata pria yang sempat dirawat akibat terinfeksi Corona.

Namun demikian, lanjut Budi, bagi masyarakat yang masuk kriteria untuk pulang kampung harus melampirkan persyaratan yang dikeluarkan oleh kantor masing-masing. (Edr)

Anda mungkin juga berminat