Pemerintah Sebut Data Kasus Virus Corona di Indonesia Sulit Diprediksi

157

JAKARTA (Garudanews.id) – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyebut data kasus virus corona di Indonesia cenderung fluktuatif. Dimana, ada sejumlah daerah yang konsisten mengalami peningkatan dengan jumlah yang sedikit namun ada juga tak konsisten.

“Kita melihat dalam kecenderungan data yang kita dapatkan pada satu minggu terakhir tampak adanya fluktuasi di beberapa daerah,” kata Yurianto dalam video conference yang disiarkan di Youtube BNPB, Minggu (10/5/2020).

Menurut dia, kurva kasus corona di tanah air susah untuk diprediksi. Pasalnya, terkadang jumlah penambahan kasus relatif sedikit namun di hari berikutnya terjadi peningkatan dengan jumlah cukup banyak.

“Beberapa hari kita melihat penambahan jumlah kasus tidak banyak, tetapi di beberapa hari terakhir terjadi penambahan yang cukup signifikan,” ujarnya, dikabarkan dari merdeka.

“Di beberapa daerah, juga masih belum bentuk terbuka pola grafik yang konsisten yang susah kita tebak dari hari ke hari,” sambung Yurianto.

Sebelumnya, Yurianto menyampaikan kasus positif corona di Indonesia mencapai 14.032 orang hingga Minggu. Adapun jumlah pasien sembuh sebanyak 2.698 orang dan pasien meninggal akibat penyakit ini totalnya 973 orang.(qq)

Anda mungkin juga berminat