Wisatawan Serbu Tawangmangu, Warga Resah

1.489

KARANGANYAR (Garudanews.id) – Sepertinya banyak masyarakat yang benar – benar sudah bosan di rumah karena Pandemi Covid 19. Terbukti beberapa tempat wisata hari ini dipenuhi wisatawan.

Salah satunya adalah tempat wisata Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Propinsi Jawa Tengah. Hari ini Minggu, 31/05, jalanan dipenuhi kendaraan roda 4 dan dua yang berwisata di Tawangmangu. Padahal belum ada tempat wisata yang buka.

Kemacetan terjadi sejak pagi hingga sore hari. Karena jalan di tempat wisata kaki Gunung Lawu memang tidak terlalu lebar dan tidak banyak jalan alternatifnya.

Dari pantauan Garudanews dilapangan, para wisatawan hanya menghabiskan waktu untuk nongkrong di sepanjang jalan wisata Tawangmangu hingga Cemoro Sewu. Sebagian lainya menikmati kuliner yang buka di sepanjang jalan  wisata.

Salah satu wisatawan dari Solo, Tutik ( 32 ), mengatakan, dia bersama teman – temannya memang sengaja main ke Tawangmangu karena sudah  jenuh beberapa minggu tidak keluar rumah. ” Ini baru pertama kali nya saya keluar dari solo, karena memang jenuh dirumah. Ternyata malah ramai begini. Kirain masih sepi” ujarnya.

Warga Tawangmangu justru mengkhawatirkan terjadinya penyebaran virus dengan banyaknya pengunjung yang masuk. ” Apa mereka tidak mikir, ini masih dalam masa pandemi, tempat wisata juga belum pada buka, yang lebih parah lagi sebagian mereka tidak pakai masker” ujar  Lilik.

Lilik menambahkan, warga Tawangmangu sendiri lebih banyak tinggal dirumah. ” Warga Tawangmangu malah banyak yang tidak keluar. Mereka memilih tinggal dirumah karena khawatir tertular Virus dari para wisatawan. Padahal mbok ya sabar dulu sampai Minggu depan, supaya semua bisa tenang. Kami saja sudah sebulan lebih menjaga bersama relawan agar Tawangmangu bersih dari Corona. Sekarang malah membludak wisatawannya. Bagaimana coba kalau setelah ini banyak warga kena virus” tandasnya.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar memang sudah mulai melonggarkan kegiatan ekonomi sehabis lebaran kemarin. Hal tersebut disampaikan Bupati Karanganyar satu hari setelah Idul Fitri.

Sedikit demi sedikit warga mulai membuka blokade kampungnya masing masing. Begitu pula dengan Posko kesehatan yang di gawangi para relawan Tawangmangu di Terminal. Sejak beberapa hari yang lalu juga sudah mulai ditutup.

Dengan adanya pelonggaran yang kemudian dikenal dengan sebutan ” New Normal”, warga mulai beraktifitas. PKL mulai buka, dan masyarakat mulai saling silahturahmi atau berwisata dengan keluarga.

Namun, tempat – tempat wisata di Tawangmangu belum ada yang berani buka. Seperti Tempat Wisata Grojogan Sewu baru akan buka pada tanggal 8 Juni nanti. Praktis para pengunjung wisata di Tawangmangu hari ini hanya menghabiskan waktu nongkrong di pinggir jalan, di Cafe – Cafe , di warung – warung makan dan berselfi ria di spot-spot tertentu.

Warga menghimbau, para wisatawan tetap menjaga kesehatan dan tetap mengikuti protokol kesehatan dengan menjaga jarak, pakai masker dan selalu membawa Handsanitiser.

” Jika memang ini tidak bisa di bendung, kami berharap, wisatawan tetap mengikuti protokol kesehatan yang sudah ada. Yaitu pake masker, Jaga Jarak dan bawa Hand Sanitizer. Ini semua untuk kebaikan masyarakat dan pengunjung” kata Widodo, salah satu warga Tawangmangu. (Cj/yos/Sq).

Anda mungkin juga berminat