Anggota Dewan Dukung Tawangmangu Ada SMU/K Negeri

917

KABUPATEN KARANGANYAR (Garudanews.id) – Akibat sistem Zonasi, banyak warga kaki Gunung Lawu yang susah mendapatkan sekolah tingkat SMU/ K Negeri. Mereka harus pontang panting karena sekolah negeri terdekat tidak bisa menampung anak-anaknya.

Seperti yang dialami Warsi, warga Tawangmangu, karena tidak mendapatkan sekolah SMAN  terdekat, terpaksa dia mencarikan sekolah untuk anaknya ke Solo yang berjarak 45 kilometer dari tempat tinggalnya.

“Saya jadi pusing mencarikan sekolah untuk anak saya. Yang terdekat g bisa, akhirnya saya carikan sekolah di Solo, itupun juga swasta,” ujar Warsi.

Warga sangat berharap ada Sekolah setingkat SMU/K negeri di Tawangmangu, sehingga mereka tidak pusing lagi mencarikan sekolah anaknya yang layak.

Menanggapi hal tersebut, salah satu anggota dewan dari Tawangmangu, Karwadi, mengatakan sangat setuju dan mendukung adanya SMU/ K Negeri di daerahnya.

“Secara pribadi saya sangat setuju dan mendukung adanya Sekolah SMU/K Negeri di Tawangmangu. Karena saya juga tahu bagaimana sulitnya warga Tawangmangu saat ini untuk menyekolahkan anaknya,” ujarnya.

Karwadi mengungkapkan, tahun 2009 ketika masih di komisi D dengan Bupati Rina, pernah membahas masalah tersebut.

“Dulu tahun 2009 sudah pernah kita bahas masalah pembangunan sekolah SMA dengan Ibu Rina. Jadi rencananya pada waktu itu di lahan bengkok Desa Nglebak. Tapi kita harus mencari lahan penggantinya. Di situlah mentoknya. Karena mencari lahan dengan luas 5 ribu sampai 1 hektar di Tawangmangu kan tidak mudah. Kecuali ada yang mau hibah. Akhirnya belum ketemu lagi solusi nya hingga sekarang,” ungkapnya.

Menurut aturan, lahan Sekolah setingkat SMU harus seluas 2 hektar, namun menurut Karwadi, jika ada 5000 meter persegipun juga sudah cukup.

“Aturannya kan mesti 2 hektar, tapi kan tidak mudah mencari lahan 2 hektar di Tawangmangu. Menurut saya jika ada lahan 5000 meter pun juga bisa jalan,” tandasnya.

Karwadi mendukung gerakan warga yang menginginkan di bangunnya SMU/K di Tawangmangu. Dan berharap bisa mendapat perhatian dari Gubernur.

“Suarakan saja terus, kan Mas Ganjar juga dari Tawangmangu, semoga beliau juga bisa membantu merealisasikan,” pungkas anggota dewan yang sekarang di Komisi A DPRD Kabupaten Karanganyar tersebut. (Cj/Sq/Yos)

Anda mungkin juga berminat