Diduga Lakukan Pungli BLT, FPPK Laporkan Kades ke Kejari Sumbawa

421

SUMBAWA (Garudanews.id) – Kepala Desa Sepayung Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa Sahabuddin dilaporkan ke Kejaksaan terkait dugaan pungutan liar (Pungli) pada bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa tahap pertama.

Ketua Front Pemuda Peduli Keadilan (FPPK) Pulau Sumbawa Abdul Hatap kepada media ini mengatakan bahwa dirinya melaporkan Kades Sepayung, Sahabuddin ke kantor Kejaksaan terkait dugaan pungli.

“Kami datang ke sini untuk melaporkan Kepala Desa Sepayung dalam dugaan melakukan pungutan liar pada bantuan covid BLT dana Desa Sepayung,” ungkapnya (2/6/2020).

Menurut Hatap, selain melaporkan BLT dana desa pihaknya juga melaporkan tentang laporan pungli kepengurusan di kantor desa.

“Masyarakat setiap KK diwajibkan membayar biaya administrasi sebanyak Rp 30 ribu untuk kepengurusan di kantor desa sepayung untuk setahun,” tukasnya.

Lanjut Hatap, terkait dengan persoalan tersebut FPPK mendesak agar kejaksaan mengusut tuntas terhadap dugaan pungli yang dilakukan oleh Kades Sepayung.

“Setau kami tidak ada administrasi untuk BLT dari Dana Desa. Justru kami terkejut kok ada Rp 70 ribu dan alasan pemotongan tersebut tidak jelas,” geram hatap.

Ditempat yang sama Sri Hayati warga Sinarjaya Desa Sepayung membenarkan apa yang terjadi di Desa Sepayung tentang dugaan pungli pada blt dana desa.

“Itu benar. Kami dimintai uang Rp 70 ribu oleh kadus. Katanya untuk biaya materai dan administrasi lainnya,” tambahnya.

Lanjut Sri Hayati, selain itu juga Ia mengaku diancam untuk tidak ribut dan melaporkan hal tersebut.

“Kalau ibu ribut saya bisa pulangkan ibu ke Jawa,” tutur Sri Hayati dengan nada kesal

Sementara itu Kasi intel Kejari Sumbawa Ida Made Oka Wijaya, SH menjelaskan bahwa dirinya akan menelaah laporan yang disampaikan oleh FPPK Pulau Sumbawa.

“Ya laporannya sudah kami terima. Dan nanti kita akan telaah dulu,” singkatnya.

Terpisah Kepala Desa Sepayung Sahabuddin yang dihubungi media ini mengatakan dirinya sudah mengetahui jika ada laporan ke kantor kejaksaan dan mengaku sedang siap- siap untuk berangkat ke Sumbawa

“Iya. Saya sudah dapat informasi terkait laporan yang disampaikan oleh FPPK pulau Sumbawa ke kejaksaan,” singkatnya.

Sebagai informasi jumlah warga yang mendapatkan bantuan BLT dari Dana Desa Tahap pertama di Desa Sepayung adalah 164 warga. (Hrm/Hnn)

Anda mungkin juga berminat