Gerindra Tanggapi Santai Soal Wacana Koalisi Biru di DKI

140

JAKARTA (Garudanews.id) -Pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta baru akan dihelat 2 tahun mendatang. Namun, otak-atik parpol koalisi untuk mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sudah mulai terasa di pertengahan 2020.

Soal wacana koalisi biru tersebut ditanggapi santai ketua DPD Gerindra DKI M Taufik.

“Yah, saya kira kalau ada niatan ke arah sana (koalisi biru) biasa-biasa aja. Itu sih biasa dan hak partai untuk koalisi dengan siapa saja,” ujar politisi yang juga wakil ketua DPRD DKI saat dikonfirmasi wartawan, Senin (15/6/2020).

Ketika ditanyakan soal kemungkinan Gerindra koalisi dengan PDI Perjuangan di Pilgub DKI, loyalis Prabowo Soebianto ini pun menjawab secara diplomatis.

“Kemungkinan dalam politik ada aja,” ujar pria yang akrab disapa MT ini.

Seperti diketahui, pasca pilpres 2019, Gerindra makin akrab dengan PDI Perjuangan. Kedekatan tersebut membuahkan dua kursi menteri untuk Gerindra yang notebene rival Jokowi saat pilpres 2019.

Tak hanya itu, kedekatan Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo Soebianto juga menular ke berbagai daerah yang saat ini akan menggelar pilkada serentak. Seperti kota Depok dimana Gerindra koalisi dengan PDI Perjuangan.
Akankah kedekatan Megawati dan Prabowo kembali terwujud di Pilgub DKI?

Sebelumnya, benih-benih bakal terbentuknya koalisi biru ini sudah mulai terasa.
Meski pembicaraan masih bersifat informal, pertemuan yang dibungkus dengan buka puasa bersama hingga pembagian sembako membantu korban covid 19 dirasakan begitu kental nuansa politiknya.

“Saya kira akan tiba waktunya, terbentuk koalisi biru di pilgub DKI 2022,” ujar salah satu anggota DPRD DKI dari partai Nasdem, yang enggan namanya disebutkan saat berbincang dengan wartawan, kemarin. (Ian)

Anda mungkin juga berminat