Politisi Domokrat Dukung Kebijakan Gubernur Anies Tetapkan Masa Transisi New Normal

143

JAKARTA (Garudanews.id) –  Perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta yang dinilai sebagai transisi new normal hingga akhir Juni mendatang menjadi perhatian serius Fraksi Demokrat di DPRD DKI. Untuk mensukseskan masa transisi sebulan kedepan, yang diterapkan Pemda DKI. Warga pun dihimbau untuk melaksanakan protokol kesehatan.

Seperti diungkapkan anggota Fraksi Demokrat DPRD DKI, Achmad Nawawi yang meminta kedisiplinan warga ditingkatkan. Hal itu guna memutus rantai penyebaran virus Covid-19, di tengah aktifitas menuju new normal Juli mendatang.

“Masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan dan dibarengi dengan pengawasan yang lebih ketat dari aparat. Dengan begitu, insya Alloh perekonomian berangsur pulih kembali dan tingkat penularan covid 19 mudah-mudahan bisa mengalami penurunan,” ujar politisi Demokrat yang terpilih dari dapil Jaksel itu kepada wartawan, Minggu (7/6/2020).

Menurutnya, dalam menetapkan perpanjangan PSBB, Pemda dihadapkan pada persoalan yang tidak mudah. Karena, kata anggota 3 periode itu, keputusan menghentikan atau melanjutkan PSBB memiliki resiko yang besar.

“Keduanya beresiko. Apabila pilihan kita diperpanjang, apakah Pemda punya dana untuk mengurus kehidupan masyarakat yang terdampak. Belum lagi, persoalan pendapatan daerah, karena  mall-mall, restoran, hotel dan tempat wisata dan taman2 hiburan tutup semua. Begitu pun sebaliknya, jika dibuka secara bersamaan apakah tidak beresiko terjadi penularan lebih besar lagi,” ujarnya.

Yang menjadi catatan, sambung ketua Badan Kehormatan DPRD DKI itu kondisi masyarakat yang dinilainya sangat sulit disiplin dalam menghindari penularan.

“Jika itu dibiarkan kemungkinan akan terjadinya siklus kedua meningkatnya poditif corona sangat mungkin terjadi. Dikawatirkan jika itu terjadi, Rumah Sakit semakin tidak mampu melayani jumlah pasien yg meningkat. Karenya besar harapan kami agar masyarakat patuh dan taat pada anjuran pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona,” tandasnya. (Ian)

Anda mungkin juga berminat