Rasanya Tidak Terlalu Sulit Untuk Mewujudkan SMA/K Di Tawangmangu, Begini Prosesnya

371

KABUPATEN KARANGANYAR (Garudanews.id) – Usulan pembangunan SMU/K di Kecamatan Tawangmangu semakin bulat. Hampir semua tokoh dan elemen masyarakat mendukung dan senang adanya gagasan ini, termasuk Bupati dan Anggota Dewan dari Tawangmangu.

Mereka semua sudah menyampaikan dukungannya. Lalu bagaimana proses yang harus di tempuh supaya usulan ini bisa dan cepat terealisasi?

Dari wawancara Garudanews.id dengan Bupati Karanganyar, Juliatmono, Rabu, 24/07, Jika sudah ada usulan dari masyarakat, dia akan segera mengajukan ke Gubernur.

“Simpel saja, setelah adanya usulan dari masyarakat, saya akan mengajukan ke Gubernur. Jika Gubernur sudah menyetujui maka proses penerimaan Siswa baru bisa dimulai,” ujar Juliatmono.

Untuk masalah tempat atau gedung sekolahan, menurut Yuli juga tidak terlalu rumit,  sementara bisa menggunakan sekolahan terdekat. ” Gedung sekolahan sementara bisa menggunakan sekolahan terdekat yang bisa dipakai dulu, sambil menunggu pembangunan gedung baru. Jadi jika Pak Gubernur  sudah menyetujui, insyaalah tahun depan pun sudah bisa dimulai,” ungkapnya.

Senada dengan Bupati, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kabupaten Karanganyar, Karwadi, menyampaikan hal senada..

“Semua berawal dari usulan masyarakat baik formal maupun informal. Ini sebetulnya kan sudah dari dulu, tapi karena peraturan berubah, yaitu untuk tingkat SLTA menjadi kewenangan Propinsi, kalau dulu kan masih kewenangan Kabupaten, makanya SMK N matesih dan Ngargoyoso bisa di bangun oleh Bupati, dan kebetulan, lahanya lahan aset Kabupaten,” ujarnya.

Kalau Tawangmangu dulu di rencanakan di lahan Kas Desa Nglebak, tapi waktu itu terkendala pencarian lahan pengganti dan keburu aturan berubah” terang Karwadi.

“Sekarang jika kita mau usung lagi, kita mulai saja dari usulan formal dari masyarakat, di usulkan ke Bupati, nanti Bupati akan mengusulkan ke Gubernur,” paparnya.

“Nah, disanalah endingnya, tinggal kebijakan dari Pak Gubernur. Dan saya yakin Pak Gubernur akan sangat mendukung, apalagi beliau juga putra daerah Tawangmangu ” tandas Karwadi.

“Jika Gubernur sudah menyetujui, maka kita bisa memulai sekolah dari bangunan Sekolah yang ada. Semisal Gedung SDN 3 Tawangmangu, sekarang kan kosong, itu bisa kita pakai dulu, sambil menunggu proses pembangunan gedung sekolah baru,” ungkapnya.

Lalu bagaimana dengan Gurunya? Karwadi menjelaskan, “Guru bisa di ambilkan dari Guru SMAN lain yang masih kekurangan SKS , Kepala Sekolahpun demikian, sementara bisa mengambil Kepala Sekolah dari sekolahan lain yang setara, sampai nanti terbentuk seluruh staff sekolahan,” tutur Dewan yang duduk di Komisi A Fraksi Partai Demokrat tersebut.

Jika dilihat proses itu, rasanya tidaklah sulit untuk mewujudkan sekolah SMA/K di Kecamatan paling timur Kabupaten Karanganyar ini.

Karena ada gedung sekolahan yang saat ini kosong yaitu bekas Sekolah Dasar Negeri 3 Tawangmangu. Sambil menunggu proses pencarian lahan dan pembangunan Gedung baru. Maka tahun depan harapan warga Tawangmangu untuk memiliki SLTA bisa terwujud. (Cj/Cq/Yos.)

Anda mungkin juga berminat