Adaptasi Tatanan Hidup Baru, Wisata Kuliner Bekasi Mulai Bergairah

346

BEKASI, (Garudanews.id) – Bisnis kuliner di Kota Bekasi semakin diminati masyarakat. Di tengah pandemi covid-19, bisnis kuliner memang sempat lesu, namun hal tersebut juga menyurutkan semangat para pelaku usaha mikro. Seperti yang ada di Taman Kuliner Stadion Patriot Chandrabaga, Kota Bekasi.

Di tempat itu berbagai macam kuliner tersedia dari mulai kuliner daerah lain sampai kuliner khas Betawi. Salah satunya warung Bang Ojak yang menyediakan kuliner khas Betawi seperti Sop Iga, Pecak, Gabus Pucung dan lainnya.

“Kuliner khas ini sekaligus kita menjaga warisan dari leluhur kita tentang kuliner khas yang saat ini hampir tergerus oleh makanan cepat saji yang digandrungi remaja,” ungkap Ojak pada Rabu (08/07).

Selain menyediakan makanan, Warung Bang Ojak juga menyediakan berbagai macam minuman. Bang Ojak menuturkan bahwa kedainya ramai dikunjungi terutama saat sore dan siang hari.

“Siang pas jam istirahat biasanya pada makan siang di sini, atau sore biasanya pengunjung sekedar santai berbincang dengan rekan atau bertemu dengan teman di sini, jadi kita juga sediakan minuman juga,” kata Ojak

Best Seller di kedai Bang Ojak sendiri diantaranya Sop iga, Gabus Pucung, Pecak Jaer, Pecak Bandeng, Pecak Lele, Pecak Ayam. Bahkan untuk pencinta pedas juga ada menu Ayam Penyet Sambel Dadak.

“Level pedes bisa di request, jadi buat pecinta pedes dijamin seneng deh dan ketagihan,” tandasnya

Selain dimanjakan dengan berbagai kuliner, pengunjung juga di sambut dengan jaringan Wi-Fi gratis milik Pemprov Jabar. Hal tersebut sangat mendukung bagi para pengunjung yang ingin berselancar di dunia maya sembari menikmati kuliner dan minuman di Taman Kuliner tersebut.

Pada siang hari, pegawai Pemkot Bekasi yang letaknya persis di seberang Stadion Patriot Chandrabaga makan siang di tempat tersebut. Selain dekat dengan kantornya, harga yang ditawarkan juga terjangkau.

Sementara itu, Budy Aryyanto selaku pengelola Wisata Kuliner Stadion Patriot Chandrabaga menuturkan bahwa saat ini Wisata Kuliner kembali buka setelah beberapa bulan tutup mengikuti anjuran pemerintah saat pandemi covid-19.

“Dengan adanya surat edaran walikota Bekasi, kami sempat tutup kurang lebih hampir 3 bulan dan ini merupakan pukulan berat bagi kami sebagai pengelola dan tentunya para pedagang yang ada disini karena harus diam di rumah tanpa aktivitas dan tanpa penghasilan,” ungkap Budy, Kamis (09/08).

Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah kota Bekasi dalam menangani wabah global Covid-19, sehingga perekomian di Kota Bekasi kembali bergairah.

“Alhamdulillah berkat kesigapan walikota Bekasi dan jajarannya dalam penanganan covid-19 yang mampu menekan penularan virus Corona secara maksimal, sehingga membawa kota Bekasi dari zona merah menjadi zona hijau, sehingga atas pertimbangan diatas walikota Bekasi memutuskan untuk kembali membuka perekenomian yang sempat di stop,” ungkap Budy.

Menghadapi adaptasi tatanan kehidupan baru di Kota Bekasi, perekonomian di Kota Bekasi yang sempat lesu salah satunya kuliner kini kembali beradaptasi dengan keadaan. Namun, protokol kesehatan tetap dilakukan sebagai langkah atau upaya mencegah penyebaran wabah covid-19.

“Tentunya kami selaku pengelola mengapresiasi langkah ini karena dengan demikian kami bisa beraktifitas kembali namun tetap dengan ketentuan protokol pencegahan covid-19, yaitu tempat cuci tangan, hand sanitizer, menggunakan masker, dan sarung tangan,” pungkasnya. (Mam)

Anda mungkin juga berminat