Bupati Bogor Kecewa dengan Kualitas Beras Bulog

122

BOGOR (Garudanews.id) – Bupati Bogor Ade Yasin menegaskan dalam penyaluran bantuan 30 kilogram beras tahap dua bantuan beras bagi masyarakat diterdampak pandemi Corona (Covid-19), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan menunjuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD Pasar Tohaga.

“Ini sedang dipersiapkan. Kita ingin lebih lancar distribusinya dan kualitasnya bagus. Saya minta PD Pasar Tohaga menyiapkan 6.000 ton beras untuk distribusi bantuan tahap dua,” katanya, di Pendopo Bupati Bogor, kemarin.

Dengan menunjuk perusahaan pelat merah sendiri, Bupati Bogor berharap mampu mengontrol kualitas beras yang diterima masyarakat.

Selain itu, ketersediaannya pun diharapkan bisa terkontrol dan lebih cepat.

“Kita inginkan kualitas bagus dengan harga lebih murah. Jadi untuk tahap dua ini tidak dengan Bulog lagi. Kita gantian ingin BUMD dilibatkan,” tegasnya.

Ade Yasin sendiri mengaku kecewa dengan kualitas beras yang disiapkan Bulog selama pendistribusian tahap pertama sebanyak 6.000 ton.

Karena berasnya berdebu dan berkutu. Tidak sesuai dengan harga yang dibayarkan.

Masih kata bupati untuk penyaluran tahap dua ini, PD Pasar Tohaga ditarget menyelesaikannya dalam satu bulan dengan jumlah 200 ribu rumah tangga sasaran.

“Kita tidak bisa mengandalkan beras dari petani lokal. Tapi nanti kita beli dari Cianjur, Karawang dan Sukabumi juga untuk memenuhi kebutuhan 6.000 ton itu,” kata Ade.

Sementara Direktur Utama PD Pasar Tohaga, Haris Setiawan mengatakan saya belum bisa berbicara banyak. Karena saat ini masih tahap pemaparan bersama Bupati Ade Yasin. (Dod)

Anda mungkin juga berminat