Calon Pemimpin Kab Samosir harus Memahami Budaya Batak

131

SAMOSIR (Garudanews.id) – Sejumlah tokoh masyarakat di Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara, mengatakan seorang pemimpin di Kabupaten Samosir seharusnya adalah sosok yang memahami adat istiadat dan budaya batak.

Pasalnya, Kabupaten Samosir merupakan wilayah asal muasal orang batak. Konon orang batak tertua dimakamkan di tanah Samosir. Kabupaten Samosir juga menjadi salah satu daerah destinasi wisata di Provinsi Sumatera Utara.

“Untuk penyematan kain ulos saja itu harus seseorang yang sudah menikah, tidak bisa yang masih bujangan menyematkan kain ulos,” ungkap salah satu tokoh masyarakat, Ater Sinaga kepada wartawan.

Menanggapi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Samosir yang rencananya akan digelar pada tahun ini, dirinya berharap akan terpilih pemimpin yang memahami kearifan lokal dan budaya Kabupaten Samosir.

Calon Bupati (Cabup) Samosir juga harus memiliki pandangan untuk mengembangkan sektor pariwisata dan pertanian di wilayah hasil pemekaran Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) tersebut.

Kabupaten Samosir menjadi fokus perhatian pemerintah karena berada di kawasan Destinasi Super Prioritas (DSP). Presiden Joko Widodo sendiri telah menetapkan 5 DSP yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Baji dan Likupang yang tahun imi siap dipromosikan.

“Karena itu Cabup Samosir wajib memahami budaya asli sekitar dan  mengembangkan pariwisata untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir,” tandasnya. (red)

Anda mungkin juga berminat