Dua Kawanan Jambret Di Kota Bekasi Dicokok Polisi

254

BEKASI, (Garudanews.id) – Untuk para kaum hawa harus berhati-hati ketika berjalan di tempat yang sepi. Belum lama ini, Aksi penjambretan terjadi di Kota Bekasi. Kejahatan yang menimpa seorang wanita tersebut terjadi di jembatan besi, Wisma Asri, Bekasi Utara pada Kamis (18/07).

Kejadian berawal ketika korban selesai berbelanja dari wisma asri dan hendak pulang kerumah menggunakan sepeda motor, namun di tengah perjalanan, korban berpapasan dengan dua orang pelaku yang menggunakan sepeda motor,”

“Kedua pelaku memepet korban dan salah satu pelaku yang dibonceng langsung menarik tas selempang korban yang saat itu sedang dikenakan,”kata Kapolsek Bekasi Utara Kompol. Chalid pada Selasa (28/07)

Saat menarik tas korban, para pelaku sempat terjatuh dan tas korban ikut terjatuh namun berhasil diambil lagi oleh pelaku yang akhirnya melarikan diri.

Korban yang bernama Tanjung Bulan (58 tahun) yang merupakan ibu rumah tangga melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Bekasi Utara, yang kemudian ditindak lanjuti berdasarkan rekaman kamera CCTV yang ada di sekitar TKP. Para pelaku kemudian berhasil ditangkap pada Sabtu 25 Juli.

“Berdasarkan rekaman dari kamera pengawas yang ada di lokasi, maka kita bergerak dan dapat menangkap kedua tersangka, satu orang ditangkap di wilayah Babelan, satu lagi di rumahnya,” tambahnya.

Diketahui bahwa ternyata pelaku sudah melancarkan aksinya di beberapa tempat di kota Bekasi. Barang bukti berupa 1 unit Sepeda Motor milik pelaku, satu cincin emas, sepasang sepatu, 3 unit handphone dan 13 memori card disita polisi.

“Berdasarkan keterangan pelaku, mereka sudah melakukan aksinya sebanyak sepuluh kali di beberapa lokasi,” pungkasnya.

Dalam aksinya, kedua pelaku yang diketahui berinisial N (34 tahun) alias Ompong dan R alias Kebo (40 tahun) mempunyai peran masing-masing. Tersangka N bertindak sebagai eksekutor dan penentu target, sedangkan R alias Kebo berpesan sebagai joki.

Para pelaku N alias Ompong dan A alias Kebo dijerat dengan pasal 363 KUHP ayat (1) dengan ancaman hukuman penjara selama 7 tahun. (Mam)

Anda mungkin juga berminat