Komisi III akan Gelar Rapat Gabungan Bahas Djoko Tjandra

114

JAKARTA (Garudanews.id) – Kasus Djoko Tjandra yang kontroversial dan tidak sederhana membuat Komisi III DPR RI akan melangsungkan rapat gabungan dengan institusi penegak hukum yang lainnya dalam menindak lanjuti kasus buronan Bank Bali tersebut.

Hal itu disampaikan, Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery sebelum mengakhiri rapat bersama Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Rapat gabungan nanti akan ikut mengundang Kepolisian, Kejaksaan, Kementerian Hukum dan HAM serta Ditjen Imigrasi.

“Jadi dengan demikian, kesimpulan rapat ini, kita mengundang, memanggil aparat penegak hukum lainnya agar kasus Djoko Tjandra menjadi terang benderang,” sebut Herman sebelum akhiri RDP, Senin (13/7/2020).

Lanjutnya, bedasarkan rapat kali ini, banyak yang dapat dimunculkan untuk mengungkap kasus Djoko Tjandra. Karena sebagai aparat penegak hukum, tidak hanya Dirjen Imigrasi yang harus ditanyakan, masih ada aparat penegak hukum lainnya.

“Dalam rapat kali ini saya lihat sudah cukup efektif untuk kita mendapatkan masukan-masukan teknis dari Dirjen Imigrasi, kenapa ini semua bisa terjadi dalam ranah konteks paspor dan keluar masuknya orang, karena itu tupoksinya imigrasi,” sebut Herman, dilansir dari merdeka.

Usulan rapat gabungan ini, disambut Anggota Komisi III DPR RI Sarifuddin Suding supaya menghadirkan institusi yang berkepentingan agar dilibatkan dalam rapat gabungan.

“Pada prinsipnya setuju, mengundang aparat penegak hukum, untuk lebih efektifnya, lebih bagus kita rapat gabungan. Jadi Kepolisian, Kejaksaan, sekaligus dengan Menkumham, (dan) Imigrasi di dalamnya. Supaya tidak melempar tanggung jawab,” jelasnya.(qq)

Anda mungkin juga berminat