Partai Berkarya Kabupaten Bekasi Tetap Satu Komando kepada Mas Tommy

215

KABUPATEN BEKASI (Garudanews.id) – DPD Partai Berkarya Kabupaten Bekasi menggelar rapat harian di Ruko Cortes Jababeka, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara. Acara rapat harian kali ini tentang pembahasan terkait adanya Munaslub pada 11 sampai dengan 12 Juli 2020 di Jakarta.

Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Bekasi terlihat tidak hadir dikarenakan ada acara yang tidak dapat ditinggalkan dan diwakilkan Sekretaris DPD Partai Berkarya Kabupaten Bekasi, Deto Yama Iy dan dihadiri oleh para pengurus DPD, dan DPC Partai Berkarya Kabupaten Bekasi.

Lewat pesan WhatsAap, Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Bekasi, Suyono, berharap hasil rapat hari ini mendapatkan hasil yang baik dan bermanfaat untuk semua pengurus DPD Partai Berkarya Kabupaten Bekasi.

“Mudah-mudahan hasil rapat hari ini mendapatkan hasil mufakat yang baik dan Solid,” ucap Suyono, lewat pesan WhatsAapnya, Sabtu (4/7).

Sekretaris DPD Partai Berkarya Kabupaten Bekasi dalam kesempatan itu mengatakan kepada awak media, bahwa rapat harian pada hari ini membahas tentang Munaslub yang diadakan oleh penyelamat Partai Berkarya sesuai surat edaran yang dikeluarkan pada tanggal 2 Juli 2020 oleh DPP Partai Berkarya, menyatakan bahwa Munaslub tersebut adalah ilegal atau tidak diselenggarakan oleh DPP Partai Berkarya (Hutomo Mandala Putra yang akrab disapa Tommy Soeharto) yang beralamatkan di Jalan Antasari Jakarta Pusat.

“Dari hasil rapat ini saya menyatakan sikap bahwa DPD maupun DPC Partai Berkarya Kabupaten Bekasi tidak akan hadir sekaligus tidak mendukung Munaslub yang akan diadakan pada 11 Juli 2020 nanti di Jakarta”, tegasnya.

DPD Partai Berkarya Kabupaten Bekasi berharap kepengurusan DPP semakin jelas dan kegiatan-kegiatan yang diadakan satu koridor atau tetap pada DPP yang beralamatkan di Jalan Antasari, jadi artinya tidak ada DPP yang lain. “Tetap kami satu komando kepada Hutomo Mandala Putra,” imbuhnya. (red)

Anda mungkin juga berminat