POSPERA Kritisi Carut Marut Manajemen Penaganan Covid di Pringsewu

117

PRINGSEWU (Garudanews id) – Carut marutnya manajemen penanganan Covid 19 di Kabupaten Pringsewu mendapatkan Tanggapan Organisasi masyarakat Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Kabupaten Pringsewu.

Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Mawan menilai bahwa manajemen Covid 19 harusnya dilaksanakan dari mulai dengan perencanaan setelah menerima surat dari pemerintah pusat terkait pandemi Covid 19.

“Semestinya di situ ada perencanaan dan langkah-langkah yang harus di ambil dan harus di perhitungkan baik dari sisi ekonomi masyarakat. Apakah dengan memberikan bantuan masyarakat akan terbantu secara ekonomi, itu bicara tentang manajemen covid 19,” kata Mawan, Jumat (10/7/2020).

Menurut dia, berbicara tentang panitia anggaran, seharusnya ada kajian yang matang. Seperti apa dampaknya. Baik itu sisi positif dan negatifnya. Dan di situlah dapat membedakan antara manajemen covid 19 dan manajemen anggaran.

Mawan menyontohkan, seperti pada waktu Hering Badan Anggaran DPRD dengan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19.

Rapat secara tertutup itu, kata dia, ada benarnya karena mereka (DPRD) akan melihat sejauh mana orang-orang yang duduk dalam Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 melaksanakan tugas tapi di balik itu semua, mereka sendiri ada di dalam Gugus Tugas itu, ini menjadi semacam dagelan dalam penanganan pandemi Covid 19 ini.

“Transparansi anggaran adalah keterbukaan informasi tentang sektor keuangan publik. Transparansi anggaran mengacu pada sejauh mana publik dapat
memperoleh informasi atas aktivitas keuangan pemerintah dan implikasinya secara komprehensif, akurat, dan tepat waktu. Berdasarkan data anggaran yang kami pegang masih belum ada transparansi anggaran”, tandasnya. (Ben)

Anda mungkin juga berminat