Reses 106 Anggota DPRD DKI Ditunda Hingga Akhir Juli

Terkendala PSBB Transisi dan Angka Positif Covid-19 Tinggi

138

JAKARTA (Garudanews.id) – Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi yang diterapkan hingga 2 Juli 2020 membuat anggota DPRD DKI Jakarta mengurungkan niatnya melaksanakan reses di awal Juli 2020.

Selain masih berlangsungnya masa PSBB transisi. Angka penyebaran kasus positif covid 19 pun masih menunjukan penularan yang tinggi di ibu kota.

Sumber media ini di internal DPRD DKI mengungkapkan, meski sempat terjadi perdebatan sengit dalam rapat Bamus DPRD DKI. Keputusan yang diambil pimpinan DPRD DKI, menunda pelaksanaan reses hingga akhir Juli.

“Sebenarnya perdebatan cukup alot didalam rapat Bamus. Tapi, pimpinan memutuskan untuk menunda pelaksanaan reses karena pertimbangan covid 19,” ujar sumber yang tidak ingin namanya diberitakan, Selasa (30/6/2020) malam.

Anggota fraksi PKS DPRD DKI, Khoirudin mendukung menundaan reses dikarenakan angka positif di DKI masih tergolong tinggi.

“Untuk saat ini pelaksanaan reses ditunda sambil menunggu jumlah positif Pandemi Covid 19 di DKI menurun,” katanya.

Meski begitu, ditengah penundaan reses, dewan pun masih melaksanakan agenda lainya, yakni perjalanan kunker ke sejumlah wilayah di tanah air.

“Hasil kesepakatan Bamus, kita 3 Juli melaksanakan kunker. Setelah itu kita akan melaksanakan sosper pada 13 Juli, dan dilanjutkan reses pada akhir Juli hingga Agustus,” bebernya.

Seperti diketahui, beberapa bulan lalu anggaran reses diputuskan untuk dicoret lantaran dialihkan untuk penuntasan wabah covid 19 di ibu kota. Dengan jadwal reses akhir Juli, secara otomatis anggaran tersebut kembali diadakan. (Ian)

Anda mungkin juga berminat