Satu Orang Tewas Dan Satu Hilang Setelah Mobil Yang Ditumpangi Jatuh Ke Kalimalang

252

BEKASI, (Garudanews.id) – Satu orang meninggal dunia dan satu anaknya yang berusia 3 tahun hilang terbawa arus setelah mobil yang ditumpanginya masuk ke dalam air di Kalimalang. Sedangkan satu anaknya yang berusia 10 tahun berhasil selamat bersama sang sopir. Musibah tersebut terjadi di jalan Raya Inspeksi Kalimalang, Jatibening, Pondok Gede pada Jumat (10/07).

“Adapun Ustadzah Samsiah ditemukkan telah meninggal dunia dan dibawa ke RSUD Kota Bekasi namun anaknya Sdri. Nabila Farahma Mida (3 Tahun) masih belum ditemukkan karena terbawa arus Kalimalang,” ujar Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol. Erna Ruswing Andari.

Mobil jenis kijang inova B1110BZH yang dikemudikan oleh Sutaryo, warga Cilacap tersebut terjun diduga akibat sopir mengantuk, setelah menjemput istri pengurus pesantren tempat sopir tersebut pernah menimba ilmu.

“Saudara Sutaryo (Alumni Pesantren Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Parung Bogor) diperintahkan oleh Ust. Jalil (Staf Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman Parung Bogor) untuk menjemput Ustadzah Samsiah (istri Ust. Jalil) di daerah Purwokerto Jawa Tengah,” katanya.

Menurut keterangan Sutaryo (Sopir) ia berangkat dari Jakarta ke Purwokerto dengan menggunakan kendaraan mobil Rental Toyota Innova warna Hitam B 1110 BZH dan pada hari Kamis tanggal 09 Juli 2020 Pkl. 16.00 Wib berangkat dari Purwokerto menuju Parung Bogor menjemput Ustadzah Samsiah (Istri Ust. Jalil) yang bekerja juga sebagai staff pengajar santri Putri di pesantren tersebut beserta 2 orang anaknya.

Korban bersama dengan anaknya Marifatul Kamila (10 Tahun) dan Nabila Farahma Mida (3 tahun) menuju Parung Bogor ke Pesantren di Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman untuk kembali ke pesantren setelah libur selama 3 bulan akibat Pandemi Covid 19.

Kendaraaan datang dari arah Timur menuju arah Barat pada saat berada di tkp pengemudinya out control dan masuk ke kalimalang yang mengakibatka dua orang penumpang meninggal dunia dan satu orang selamat umur 3 tahun,” ungkap Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol. Erna Ruswing Andari saat dikonfirmasi.

Pada Hari Jum’at tanggal 10 Juli 2020 Pkl. 03.00 wib Sopir Sutaryo melintas di Jl. Arteri Kalimalang (depan Masjid Ibnu Sina) Kel. Jatibening Kec. Pondok Gede Kota Bekasi dalam keadaan mengantuk dan pada saat berbelok mobil mengalami kecelakaan tunggal (masuk kecebur kedalam Kalimalang)

“Menurut keterangan Sdr. Sutaryo pada saat tercebur di dalam mobil Istri Ust. Jalil menyuruh Sdr. Sutaryo untuk keluar terlebih dahulu dan meminta tolong, Sdr. Sutaryo sempat menarik Sdri. Marifatul Kamila (10 Tahun) anak dari Ustadzah Samsiah yang duduk disamping sopir,” tambahnya.

Tim 3 Unit Laka Sat Lantas Polres Metro Bekasi Kota datang ke TKP untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Polis dibantu pemadam kebakaran dari Disdamkar Jakarta Timur dan Disdamkar Kota Bekasi serta Tim SAR dari BPBD Kota Bekasi serta warga juga berhasil mengevakuasi kendaraan naas tersebut dari dasar kali.

Sementara, korban meninggal dibawa ke Rumah Sakit Umum Kota Bekasi. Petugas dari Polres Metro Bekasi Kota juga mengamankan barang bukti berupa kendaraan yang membawa korban tersebut.

Tim SAR dari BPBD Kota Bekasi dikerahkan untuk melakukan pencarian korban hingga radius 5 kilometer dari tempat kejadian.

“Satu korban masih kita lakukan pencarian dari titik nol sampai arah Jakarta timur sejauh 5 kilometer,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD kota Bekasi, BP. Agus Harpa saat dikonfirmasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan pasti penyebab kecelakaan tunggal tersebut karena masih dalam penyelidikan polisi. Sutaryo (Sopir mobil) diamankan polisi untuk dimintai keterangannya.(Mam)

Anda mungkin juga berminat