Tahun ini, SMKN 2 Cikbar Terima 540 Peserta Didik Baru

131

KABUPATEN BEKASI (Garudanews.id) – Untuk tahun ajaran 2020-2021, SMK Negeri 2 Cikarang Barat (Cikbar) menerima sebanyak 540 peserta didik baru yang akan terbagi kedalam 15 rombongan belajar (rombel) atau kelas.

Total siswa yang diterima pada tahun ini terbagi kedalam dua tahap. Tahap satu dari afirmasi yang diterima sebanyak 248 siswa dan tahap dua dari nilai raport umum yang diterima sebanyak 292 siswa.

Untuk tahap satu dari afirmasi meliputi jalur siswa tidak mampu, jalur anak guru, jalur tenaga kesehatan, jalur anak berkebutuhan khusus, anak prestasi di bidang perlombaan serta prestasi nilai raport unggulan.

Wakil Kepala Sekolah Hubungan Industri dan Masyarakat SMKN 2 Cikbar, Euis Khoirunisa mengatakan, pengumuman hasil pendaftaran untuk tahap satu sudah dilakukan pada tanggal 22 Juni 2020, sementara untuk tahap dua pada tanggal 8 Juli 2020 mendatang.

“Sesuai Surat Edaran Mendikbud, kegiatan pembelajaran dilakukan pada tanggal 13 Juli 2020, tidak mundur, cuma nanti skenario pembelajarannya apakah jarak jauh atau di sekolah kita masih menunggu,” ungkapnya kepada wartawan.

Euis menjelaskan, sebanyak 15 rombel pada tahun ini sama dengan jumlah rombel tahun sebelumnya. Tidak ada tambahan dan tidak ada pengurangan dari jumlah siswa yang tamat tahun kemarin.

Euis mengaku pihak sekolah sudah siap untuk melaksanakan pembelajaran secara tatap muka, dengan tetap menjaga standar dan fasilitas pencegahan virus covid 19 (corona), seperti pengecekan suhu tubuh, pengadaan bilik disinfektan, handsanitizer, wajib menggunakan masker dan selalu menjaga jarak (sosial distancing).

“Iya kalau kami sudah mengajukan, kalaupun tidak tatap muka maka pembelajaran akan dilakukan secara online,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Euis mengatakan SMKN 2 Cikbar saat ini memiliki enam jurusan atau kompetensi keahlian, yaitu jurusan Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran (OTKP), Akuntansi, Bisnis Daring Pemasaran (BDP), Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Multimedia dan Animasi.

Sebagai upaya pihak sekolah agar para siswa lulusan bisa terserap dunia kerja, SMKN 2 Cikbar sudah ada Bursa Kerja Khusus (BKK) yang telah mendapatkan izin dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).

“Kami setiap tahun mengajukan penawaran ke perusahaan-perusahaan. Tapi alhamdulillah anak didik juga secara mandiri bisa bersaing. Jadi dalam waktu tiga bulan setelah mereka lulus, paling yang tidak bekerja sekitar sepuluh persen. Berdasarkan standar dari kementerian itu sudah bagus,” tandasnya. (red)

Anda mungkin juga berminat