Tekan Penyebaran Covid 19, Anis Diminta Tegas Tegakkan Aturan

114

JAKARTA (Garudanews.id) – Anies Baswedan harus tegas kepada bawahannya dalam menjalankan protokol kesehatan terkait Covid19. Kalau perlu memberi sanksi kepada kepala daerah setempat (lurah, camat dan wali kota) jika mereka tidak bekerja sungguh sungguh.

Demikian dikatakan oleh Gilbert Simanjuntak, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta dalam keterangan tertulisnya Selasa (7/7/2020) kemarin.

“Ketegasan untuk memberi sanksi kepada kepala daerah setempat (lurah, camat dan wali kota) akan membuat mereka bekerja sungguh-sungguh,” demikian Gilbert.

Gilbert mengatakan, kelompok masyarakat menengah – atas sudah mampu menjaga dirinya terhadap penularan Covid19 seperti memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan rajin mencuci tangan.

Namun kesadaran seperti itu sulit diharapkan tumbuh spontan di kalangan masyarakat bawah karena harus dididik dalam jangka waktu lama.

“Makanya, diperlukan peran aktif pejabat wilayah untuk mengedukasi,” ujar Gilbert yang juga anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta ini.

Berdasarkan data, lanjut Gilbert, angka reproduksi Covid19 di Jakarta berada di poin 0,99 atau 0,98, kurang dari 1. Kalau berdasarkan besaran angka memang kategorinya sudah terkendali.

“Kalimat sudah terkendali sangat tidak bijak digunakan dalam kondisi, di mana grafik tetap tinggi dengan angka absolut di atas 200 kasus per hari, jangan sampai masyarakat gegabah,” ungkap Gilbert.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Provinsi DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini per 6 Juli 2020. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, terdapat penambahan jumlah kasus positif sebanyak 231 kasus.

Secara kumulatif kasus positif di wilayah DKI Jakarta sebanyak 12.526 kasus. Dari jumlah tersebut, 8.036 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 659 orang meninggal dunia.(Ian)

Anda mungkin juga berminat