Tim Gugus Tugas Penanganan Covid Bogor Gelar Rapid Test Massal

114

BOGOR (Garudanews.Id) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor terus menggelar rapid dan swab test massal diruang-ruang publik yang potensial memunculkan keramaian. Pasar, stasiun terus dilakukan rapid test guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Bogor Mike Kaltarina mengatakan, kita akan terus melaksanakan rapid dan swab test diruang publik yang menjadi pusat keramaian.

“Ada kurang lebih 30 pasar di Kabupaten Bogor yang sudah kita agendakan untuk dilakukan rapid dan swab test. Pasar Leuwiliang ini menjadi pasar ke 8 yang melaksanakan rapid dan swab test, kemarin terakhir kita laksanakan di Pasar Parung. Tetapi kita juga melihat kerumunan itu bukan hanya di pasar saja, tapi ruang publik lain seperti di stasiun juga menjadi perhatian kita. Kedepan kita juga sedang merencanakan pemeriksaan seperti ini ditempat-tempat pendidikan, pesantren-pesantren, kita akan menuju ke arah sana,” kata Mike saat ditemui usai melihat pelaksanaan rapid dan swab test di Pasar Leuwiliang, Kamis (9/7/2020).

Ia juga menambahkan, pada umumnya beberapa pasar menunjukan hasil nonreaktif, tapi ketika ada yang reaktif kemudian positif langsung kita tracking.

“Pada umumnya hasil dibebera pasar yang kita lakukan rapid dan swab test menunjukan hasil nonreaktif, memang ada juga di beberapa pasar yg reaktif tapi langsung kita swab, apabila swab positif langsung kita tracking dan ini menjadi fungsi dan peran puskesmas termasuk dari jajaran kapolsek danramil camat atau sisca kecamatan,” tambahnya.

Mantan Direktur RSUD Cileungsi ini juga mengingatkan kepada masyarakat tidak perlu takut memeriksakan diri dengan malakukan rapid dan swab test ini.

“Saya berpesan kepada masyarakat tidak usah takut untuk memeriksakan diri melalui rapid atau swab test, karena ini salah satu untuk medeteksi dan memutus mata rantai Covid-19. Saya juga ingatkan agar tidak lupa 3M, menakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” pungkasnya. (Dod)

 

Anda mungkin juga berminat