Transjakarta Ujicoba Bus Listrik

116

JAKARTA (Garudanews.Id) – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan ujicoba bus listrik di rute layanan dengan mengangkut pelanggan mulai hari ini, Senin (6/7/2020) hingga 3 (tiga) bulan ke depan. Layanan rute EV1 ini melayani rute Balai Kota – Blok M.

Sebelumnya, bus listrik sudah mencuri perhatian sejak tahun lalu dan mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat.

“Pada masa pra ujicoba, bus listrik hanya dioperasikan dengan mengangkut galon air  dan masyarakat di tempat-tempat wisata saja,” kata Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta Nadia Diposanjoyo dalam siaran persnya Minggu (5/7/2020).

Tercatat ada 13 ribu masyarakat yang sudah menjajal bus listrik pada masa pra ujicoba.

Untuk layanan EV1, Transjakarta untuk awalnya mengoperasikan 2 (dua) unit armada BYD untuk menguji kecocokan armada listrik di layanan Transjakarta. PT Bakrie Autoparts sebagai agen BYD di Indonesia membawa 2 (dua) unit bus single low entry tipe K9 dan bus medium tipe C6 pada uji coba ini.

“Kedua bus BYD ini memiliki daya baterai yang tahan lama dengan jarak tempuh diperkirakan mencapai 250 km sebelum baterainya harus diisi ulang, dengan durasi pengecasan kurang dari 4 jam setiap harinya,” kata Nadia.

Untuk kapasitas pelanggan, Transjakarta tetap mengacu pada protokol Covid-19, di mana untuk bus single low entrymemiliki kapasitas 25 orang baik untuk seat (duduk) maupun berdiri. Sedangkan untuk bus medium memiliki kapasitas sebanyak 11 orang dan tidak ada yang berdiri.

“Bus listrik diharapkan memiliki banyak keunggulan mulai dari tidak ada polusi yang ditimbulkan, biaya maintenanceyang lebih murah, kekuatan baterai yang tahan lama hingga konsep green city yang sejalan dengan cita-cita Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menuju 4.0,” harapnya.

Layanan ini akan beroperasi setiap hari, mulai pukul 10.00 – 20.00 WIB dengan headway atau jarak keberangkatan setiap 45 menit sekali dan berhenti di halte-halte Non-BRT di sepanjang rute Blok M hingga Balai Kota.

Untuk menimati layanan bus listrik pada rute EV1, kata Nadia, pelanggan tidak dikenakan biaya namun, tetap diwajibkan untuk melakukan tap in dan tap out pada alat Tap On Bus (TOB) yang tersedia di dalam bus.

“Transjakarta terus konsisten dalam menerapkan segala bentuk protokol kesehatan untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19 pada operasional Transjakarta. Untuk itu, kami memastikan setiap unit armada bus sudah dalam keadaan siap beroperasi, mulai dari pengecekan hingga pencucian dengan cairan disenfektan pada bus dan interiornya,” imbuh Nadia.

Selain itu, Transjakarta menyediakan hand sanitizer di dalam bus untuk kenyamanan pelanggan.

“Kami juga menghimbau pada pelanggan untuk terus bekerjasama dengan mematuhi batas jarak aman, yaitu minimal satu lengan tangan antara satu pelanggan dengan pelanggan lainnya. Jaga selalu kebersihan dengan rutin mencuci tangan di air mengalir,” pungkasnya. (Red)

 

 

Anda mungkin juga berminat