DPRD Minta Persiapan Pilkades Serentak Dilakukan dengan Optimal

249

KABUPATEN BEKASI (Garudanews.id) – Anggota DPRD Kabupaten Bekasi mendukung Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 16 desa dilaksanakan pada tanggal 13 Desember 2020 mendatang. Persiapan hajat demokrasi di tingkat desa itupun diminta dilakukan dengan optimal.

Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi, BN Holik Qodratulloh mengatakan, pelaksanaan pilkades harus tetap mematuhi sejumlah protokol kesehatan karena saat ini masih dalam kondisi pandemi covid 19.

Para peserta pemilih, panitia dan lainnya yang terlibat dalam pelaksanaan pilkades wajib untuk menggunakan masker, mencuci tangan dengan hand sanitizer dan menjaga jarak (sosial dan physical distancing).

“Kami berharap agar partisipasi pemilih dalam pilkades nanti bisa optimal sehingga hasilnya pun akan benar-benar baik, dan diterima oleh semua pihak,” ungkap Politisi dari Partai Gerindra tersebut.

BN. Holik meminta kesiapan aparat mulai dari Kepolisian, TNI maupun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan pengamanan agar pelaksanaan Pilkades serentak nanti bisa berjalan aman, nyaman dan kondusif.

“Karena ini merupakan hajat politik di tingkat desa, maka pengamanan sangat penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi pilkades nanti bertepatan dengan jelang natal dan tahun baru,” tegas mantan Kepala Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan ini.

Berkaitan dengan anggaran karena pelaksanaan pilkades rencananya akan dilakukan per dusun atau per RW, BN. Holik mengaku legislatif siap menganggarkan selama hal itu untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kalaupun ada penambahan anggaran, kenapa tidak kita anggarkan di ABT ini. Kami tidak keberatan asalkan clean and clear untuk masyarakat desa,” terangnya.

Seperti diketahui, pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Bekasi diputuskan akan digelar pada 13 Desember 2020. Hal itu berdasarkan arahan Bupati Bekasi usai berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Ida Farida mengatakan Bupati Bekasi sudah menyampaikan perihal jadwal pelaksanaan pilkades serentak secara lisan. Sementara surat edaran bupati secara normatif akan segera menyusul.

“Surat dinas pun sudah dijawab secara spesifik oleh Kemendagri yang menyatakan bahwa proses pemilihan kepala desa dan PAW (pergantian antar waktu) dilaksanakan setelah Pilkada walaupun Kabupaten Bekasi tidak menyelenggarakan pilkada,” ungkapnya. (red)

Anda mungkin juga berminat