Kasus Denny Siregar Dilimpahkan ke Polda, Massa tak Puas

110

TASIKMALAYA (Garudanews.id) – Massa aksi yang menuntut pihak kepolisian agar segera memroses Denny Siregar merasa tak puas dengan keputusan pihak kepolisian yang melimpahkan kasusnya ke Polda Jawa Barat (Jabar). Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Muslim Tasikmalaya (Al Mumtaz) akan terus menggelar aksi lanjutan hingga kasus hukum Denny Siregar dituntaskan.

Juru Bicara Al Mumtaz, Asep Lugeza mengatakan, massa tak merasa puas karena locus pelaporan dilakukan di Polresta Tasikmalaya. Karena itu, pihaknya menuntut Denny Siregar diperiksa di Tasikmalaya. Namun, ia tetap mengapresiasi proses yang sudah dilakukan Polresta Tasikmalaya.

“Besar harapan kami, Polresta bisa mendorong Polda untuk mempercepat proses hukum Denny Siregar,” kata dia, usai melakukan audiensi dengan aparat kepolisian, Jumat (7/8/2020).

Menurut dia, berdasarkan keterangan polisi, Denny belum diperiksa karena masih diperlukan keterangan saksi lainnya untuk melengkapi berkas perkara. Termasuk juga polisi membutuhkan beberapa saksi ahli, misalnya alhi bahasa, ahli teknologi informasi, dan ahli pidana.

Asep mengatakan, hingga saat ini polisi baru periksa enam orang saksi dari pelapor. “Namun, katanya polisi juga sudah berdiskusi dengan saksi ahli. Untuk BAP masih menunggu proses,” kata dia.

Asep mengatakan, intinya massa ingin Denny segera diproses. Sebab, Denny bukan hanya  telah menghina santri melalui pernyatannya, melainkan juga umat Islam.

Ia menjelaskan, mengaitkan santri dengan teroris adalah hal yang tak memiliki korelasi. “Ucapan dia (Denny) itu fitnah yang mengada-ada,” ujar dia, dikutip dari republika.

Kendati demikian, massa akan mengikuti proses hukum yang berlaku. Sebab, kata dia, umat Islam di Tasikmalaya dididik untuk taat hukum dan menjaga ketertiban. Ia berkomitmen, pihaknya tetap akan menghormati proses hukum yang berjalan. Ia berharap, polisi bisa adil dan profesional dalam menangani kasus itu.

Ia menambahkan, pihaknya juga tetap akan melakukan aksi lanjutan. “Selama kasus ini belum tuntas, kita akan terus aksi. Sampai Denny benar-benar diproses. Memang dia akan diperiksa oleh Polda, tapi kita akan terus kawal. Kalau sampai pengadilan, itu akan di Tasikmalaya,” kata dia.

Aksi yang dilakukan di depan Polresta Tasikmalaya berjalan relatif kondusif. Massa aksi memang sempat membakar spanduk Denny Siregar, tapi aksi tak sampai menimbulkan kericuhan. Massa membubarkan diri pada Jumat sekira pukul 17.00 WIB.(qq)

Anda mungkin juga berminat