Temui DPRD Kabupaten Bogor, Pihak PDAM Tirta Kahuripan Pastikan Tidak Ada Kenaikan Tarif

156

BOGOR (Garudanews.id) – Menindaklanjuti keluhan masyarakat khususnya pelanggan PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor tentang adanya lonjakan tagihan rekening air bersih, pada Selasa (4/8/2020) kemarin, PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor memenuhi undangan Komisi II DPRD Kabupaten Bogor untuk membahas perihal tersebut.

Dalam pertemuan tersebut hadir Direktur Umum Direktur Operasional dan Kepala Bagian Hubungan Pelanggan PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan itu, PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor kembali  menegaskan bahwa tidak ada kenaikan/penyesuaian tarif air sejak tahun 2018 hingga saat ini tahun 2020.

“Terjadinya lonjakan tagihan air PDAM tidak terlepas dari adanya kebijakan PSBB yang berlaku di Kabupaten dan Kota Bogor selama masa pandemik COVID-19, dimana dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19 Manajemen PDAM memberlakukan program pembacaan meter mandiri pada periode pembacaan bulan April dan Mei 2020,” kata Direktur Umum Epie Pancawati dalam keterangannya baru-baru ini.

Dikatakannya, pada program pembacaan meter mandiri ini, pelanggan diminta untuk mengirimkan informasi angka stand meter yang tertera pada meter air pelanggan ke nomor WhatsApp yang telah disediakan.

“Apabila pelanggan tidak mengirimkan informasi yang dimaksud maka PDAM akan menagihkan dengan data rata-rata pemakaian air selama 3 (tiga) bulan ke belakang sebagai dasar tagihan rekening air,” imbuh dia.

Menurutnya, imbauan dan tatacara untuk melaksanakan pembacaan meter air secara mandiri ini telah disosialisasikan kepada masyarakat baik melalui media massa, media sosial maupun pemberitahuan langsung melalui brosur dan spanduk.

“Sehubungan adanya lonjakan tagihan rekening air tersebut, PDAM akan segera melaksanakan verifikasi langsung ke pelanggan yang mengalami lonjakan tagihan. Selanjutnya berdasarkan hasil verifikasi tersebut akan dilaksanakan penyesuaian pemakaian dan besaran tagihan pada pelanggan,” tambahnya.

Selain itu, kata dia, pelanggan yang merasa terjadi lonjakan tagihan rekening air juga dapat berpartisipasi aktif, yaitu dengan menghubungi kami di nomor WhatsApp 085157055215. (Dod)

Anda mungkin juga berminat