Warga DKI Keluhkan Biaya Kuota Internet untuk Belajar Daring Siswa

110

JAKARTA (Garudanews.id) – Munculnya sejumlah persoalan pendidikan di tengah pendemi covid 19 menjadi perhatian anggota DPRD DKI dari Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta, Achmad Nawawi.

Mulai dari persoalan BJJ (Belajar Jarak Jauh) yang dianggap sangat membebani masyarakat. Lantaran warga tidak memiliki fasilitas belajar seperti Laptop dan HP. Hingga kesulitan membayar kuota internet, menjadi persoalan yang dikeluhkan warga.

“Persoalan itu semua bisa terselesaikan jika ada revisi Perda Pendidikan di DKI Jakarta,” ujar Achmad Nawawi di sela-sela acara reses di Komplek Akri Ampera Kec. Pasar Minggu, Jaksel, Rabu  (19/8/2020).

Menurutnya, DPRD DKI Jakarta saat ini sedang membahas sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat. Tidak hanya  menyangkut proses belajar mengajar di tengah pendemi, melainkan sejumlah sistem pendidikan yang dianggap tidak lagi up to date.

“Pemda sudah mengetahui persoalan daring dan lain-lain yang menyangkut masalah pendidikan. Nah sekarang semua dalam proses pembahasan Komisi E,” katanya

Disamping persoalan daring, pertanyaan warga juga diwarnai dengan masalah yang dihadapi, seperti PPDB, biaya operasional, Laboratorium hingga alat praktek di sekolah. (Ian)

Anda mungkin juga berminat