Kemendikbud Selenggarakan Festival Seni Siswa Nasional 2020 Daring

109

JAKARTA (Garudanews.id) – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Prestasi Nasional menyelenggarakan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2020 yang diselenggarakan secara daring.

“Kami menyampaikan apresiasi penyelenggaraan FLS2N secara daring ini. Melalui FLS2N ini, kita dapat lebih banyak lagi menggali, mengidentifikasi dan mengembangkan talenta di negara kita,” ujar Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Ainun Na’im, pada pembukaan FLS2N 2020 secara daring yang dipantau dari Jakarta, Selasa.

Ainun menambahkan Indonesia merupakan negara yang besar, dengan berbagai karakteristik, kultur dan beragam, Ainun yakin banyak talenta yang muncul yang memberikan kontribusi untuk kesejahteraan bangsa.

“Kita yakin seni memiliki peran besar pada masa pandemi ini. Dengan tantangan yang dihadapi, kita harus waspada dan menyadari bahwa dari setiap tantangan terdapat peluang, dan kita juga semakin menyadari bahwa belajar bisa dilakukan dari mana saja dan kapan saja,” jelas Ainun, dilansir dari antara.

Ainun menambahkan, pihaknya yakin dari keadaan pandemi ini akan semakin menguatkan anak bangsa dan melahirkan generasi muda yang ulet, jujur dan pantang menyerah dalam menghadapi setiap tantangan.

Plt Kepala Pusat Prestasi Nasional Kemendikbud, Asep Sukmayadi, mengatakan dengan motto jujur itu juara dan menolak untuk menyerah dalam kondisi COVID-19, pihaknya harus menyelenggarakan festival dan lomba sebagai bagian dari adaptasi kebiasaan baru.

“Penyelenggaraan FLS2N pada masa pandemi ini diselenggarakan secara daring, yang mana karya dikirimkan dalam bentuk foto dan video,” kata Asep.

FLS2N diikuti siswa jenjang SD, SMP, SMA/SMK, dan pendidikan khusus. Tidak hanya diikuti siswa di Tanah Air, tetapi juga di sekolah Indonesia di luar negeri.

Tema yang diusung pada FLS2N 2020 adalah “Melejitkan Talenta dan Prestasi seni di masa Pandemi”.

Asep menambahkan untuk jenjang SD dan SMP, kegiatan diselenggarakan pada 21 hingga 26 September. Jenjang SMA/SMK pada 28 September hingga 4 Oktober dan pendidikan khusus pada 28 September hingga 1 Oktober.

Sementara jumlah peserta yang ikut yakni sebanyak 19.032 siswa. Bidang lomba yang dilombakan diantaranya, menyanyi, seni tari, gambar bercerita, pantomim, dan lainnya. Asep mengaku senang kegiatan tersebut mendapat respon tinggi dari siswa Indonesia.(qq)

Anda mungkin juga berminat