Ketua KPU Imbau Sejumlah Daerah Segera Realisasikan Anggaran Pilkada

104

JAKARTA (Garudanews.id) – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman, mengungkapkan bahwa anggaran Pilkada serentak tahun 2020 yang berasal dari APBD dari 244 satker yang mentransfer 100 persen, masih ada 27 yang belum mentransfer 100 persen. Hingga saat ini total anggaran yang sudah ditransfer kurang lebih mencapai 98 persen.

Oleh karena itu, Arif mengimbau kepada sejumlah daerah yang belum mentransfer 100 persen bagaimana yang ditandatangani dalam PAD bisa segera direalisasikan. Terkait dengan tambahan anggaranAPBN sebagaimana yang pernah dibahas dan disetujui dalam rapat konsultasi atau rapat dengar pendapat antara pemerintah, DPR, dan penyelenggara pemilu, di setujui anggaran KPU yang diajukan sebesar Rp 4,7 triliun.

“Hari ini KPU telah menerima persetujuan anggaran dari Menteri Keuangan total sebesar Rp 3,7 triliun,” ungkap Arif saat rapat dengar pendapat Komisi II DPR RI dengan Mendagri, dan Bawaslu di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/9/2020)

Untuk kesiapan SDM, sambung Arief, sampai hari ini belum mengalami kendala yang berarti. KPU masih melakukan proses verifikasi terhadap ketua dan wakil ketua KPU Daerah yang berhenti dari jabatannya, sebelum nantinya dilakukan proses penggantian. KPU juga telah mengundangkan peraturan KPU nomor 9 dan nomor 10 terkait dengan pencalonan dan pelaksanaan setiap tahapan pemilihan kepala daerah, dimana harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Dikatakannya, sampai dengan tanggal 10 September 2020, dalam proses pendaftaran calon kepala daerah, tercatat total jumlah pasangan calon yang pendaftarannya dinyatakan diterima adalah sebanyak 735 pasangan calon. 25 diantaranya adalah bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, 610 bakal calon bupati dan wakil bupati, kemudian 100 bakal pasangan calon walikota dan wakil wali kota.

“28 kabupaten/kota tercatat memiliki satu pasangan calon, oleh karenanya berdasarkan regulasi maka KPU melakukan pembukaan pendaftaran kembali selama tiga hari setelah melakukan penundaan dan sosialisasi,” kata Arief.

Terkait data pasangan calon yang dinyatakan positif Covid-19 dalam pemeriksaan swab test, ia mengatakan, berdasarkan laporan sampai dengan hari ini, Kamis (10/9/2020), jumlahnya mencapai 60 orang yang dinyatakan positif Covid-19, dan tersebar di 21 provinsi.

Disamping itu KPU juga sudah melakukan simulasi pemungutan suara pada tanggal 29 Agustus 2020 di Kabupaten Indramayu, setelah sebelumnya juga melakukannya di Kantor KPU. Rencananya pekan depan KPU juga akan melakukan simulasi sekali lagi di wilayah Tangerang Selatan.

“Ini adalah bagian dari cara kami memberikan informasi kepada masyarakat bagaimana protokol kesehatan kita terapkan saat hari pemungutan suara. Dimulai dari luar TPS menuju pintu masuk antrian sudah kita atur, kita sudah menyediakan tempat untuk mencuci tangan dan juga dilakukan pengukuran suhu tubuh. termasuk apabila ada pemilih yang suhu tubuhnya diatas 37,3 derajat Celcius maka dia akan kita tempatkan di satu bilik khusus,” papar Arief. (Mhd)

 

Anda mungkin juga berminat