Menggandeng Keterwakilan Gender, Mo-Novi Disebut Pasangan Ideal

125

SUMBAWA (Garudanews.id) –  Ketua Bidang Milenial Pemenangan tim H. Mahmud Abdullah Dewi Novianty (Mo- Novi) Sultan Kertapati kepada awak media mengatakan bahwa pasangan Mo – Novi ini adalah pasangan yang ideal.

Menurut Sultan mengapa dirinya mengatakan hal yang demikian dikarenakan hanya pasangan ini yang menggandeng keterwakilan gender.

“Kenapa saya katakan sangat ideal. Karena Mo – Novi ini mewakili genarasi antara tua dan muda. Kemudian mewakili gender dan laki dan perempuan. Dan saya rasa ini sangat pas. Dan sangat diuntungkan dengan hadirnya ibu novi satu – satunya calon perempuan yang tampil dipilkada Sumbawa tahun 2020,” ungkapnya, Jumat (25/9/2020).

Menurut politisi muda partai Nasdem Kabupaten Sumbawa ini, dirinya melihat bahwa dari visi – misi yang dituangkan oleh pasangan Mo- Novi sangat menarik.

“Dan kami melihat dari visi – misi yang dituangkan oleh Mo – Novi ini sangat menarik bagi anak muda (kaum millenial). Karena, beberapa visi Mo – Novi memang salah satunya akan menciptakan seribu pengusaha baru,” tandasnya.

Bahkan pasangan Mo-Nivi, kata Sultan juga akan menciotakan calon- calon pengusaha baru dari desa.

“Jika pasangan ini menang dalam pilkada akan ada calon – calon pengusaha baru dari desa. Dan itu salah satu visi mo- novi di bidang ekonomi,” timpalnya.

Selain itu, lanjut Sultan, bahwa pasangan yang diusungnya akan mengembangkan kawasan ekonomi baru juga. Dan mengoptimalkan kawasan ekonomi yang sudah ada. Bagi dia hal itu sangat menarik. Sebqab akan mendorong hadirnya investasi baru dengan jaminan keamanan ekstra prima dari pemerintah.

” Jika ditakdirkan menang tentu pasangan Mo- Novi juga akan menjamin keamana investor yang masuk ke Kabupaten Sumbawa. Karena itu menjadi unsur penting masuknya investasi itu harus adanya rasa aman dari pemerintah setempat,” sambungnya.

Masih menurut Sultan dan kombinasi pasangan Mo – Novi ini ia optimis akan memenagi kontestasi pilkada Sumbawa 9 Desember mendatang.

” Suami dari novi sendiri latar belakang dari birokrat. Dan juga pernah menjabat camat di beberapa kecamatn di Kabupaten Sumbawa. Dan ini modal besar. Tentu selaku istri camat berarti sering berhubungan langsung dengan masyarakat. Dan ini salah satu keuntungan dari pasangan ini. Sedangkan H. Mo sendiri dia adalah birokrasi tulen yang berangkat dari bawah sampai ke jenjang yang paling tinggi yaitu sekda sumbawa,” bebernya.

Lebih lanjut Sultan jelaskan dan jabatan politik terakhir H. Mo adalah wakil Bupati. Menurut dia, kalau saat ini mencalonkan diri menjadi Bupati sangat pas,” imbuhnya.(Hrm/Hnn)

Anda mungkin juga berminat