Operasi Yustisi Di Terminal Kota Bekasi Hanya Berikan Sanksi Tertulis Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

430

BEKASI (Garudanews.id)– Berbagai daerah melaksanakan upaya pencegahan penyebaran wabah covid-19 dengan operasi yustisi. Polres Metro Bekasi Kota didukung Polsek Bekasi Timur melakukan operasi Yustisi 2020 di terminal Kota Bekasi pada Kamis (17/09).

“Mengingat pagi ini ada giat pelaksanaan Operasi pendisiplinan covid 19 saya sampaikan kepada rekan rekan apabila melihat warga masyarakat tidak pakai masker agar dilakukan teguran dan diingatkan agar tetap menggunakan masker,” ujar Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP. Alfian Nurrizal kepada media.

Dalam operasi tersebut, Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP. Alfian Nurrizal dan Kapolsek Bekasi Timur Kompol. Sutoyo serta jajaran Kodim 0507/Bks ikut serta. Para calon penumpang dan awak bus serta sopir angkutan.

“Saya berharap rekan – rekan dapat menjadi contoh kepada masyarakat yang duduk jangan berdekatan dan tetap pakai masker serta jangan bergerombol. Saya minta dalam pelaksanaan operasi yustisi dilaksanakan dipintu masuk terminal saya minta rekan rekan dalam memberi teguran dan himbauan dengan sopan dan humanis,” tambah Wakapolres.

Sebanyak 172 personil gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut, diantaranya 121 personil Polrestro Bekasi Kota, 28 personil Kodim 0507)Bks, 20 personil Dinas Perhubungan Kota Bekasi dan 15 personil Satpol PP Kota Bekasi.

Direncanakan, Wakapolri Komjen Pol. Gatot Edy Pramono hadir untuk supervisi kegiatan tersebut, namun karena suatu hal, beliau tidak dapat hadir. Operasi Yustisi sendiri serentak dilakukan di wilayah hukum Polda Metro Jaya dalam rangka mendukung anjuran pemerintah terkait dengan pencegahan penularan wabah covid-19 dengan protokol kesehatan.

Pada operasi tersebut petugas juga menyisir ke dalam angkutan serta bus yang berada di terminal kota Bekasi. Pospam Operasi Yustisi 2020 pun di dirikan di area Terminal.

Tidak ada sanksi denda dalam operasi Yustisi tersebut, Langkah persuasif dengan penindakan secara tertulis dan hukuman sosial ringan seperti menyanyikan lagu kebangsaan serta Sanski sosial yang mengingatkan kepada masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan. (Mam)

Anda mungkin juga berminat