SP Sumbawa Kecam tindakan Represif oleh aparat Polres Sumbawa dan Pol PP

121

SUMBAWA (Garudanews.i) – Kebebasan mengeluarkan pendapat dan ekspresi telah dijamin didalam undang-undang, namun prakteknya negara selaku pengembang kewajiban pemenuhan HAM justru menjadi pihak yang seringkali melakukan pelanggaran.

Hadiatul Adawiyah Koordinator Program Solidaritas Perempuan (SP), Sumbawa dalam rilisnya yang disampaikan kepada media ini mengatakan bahwa tindakan kekerasan dan represif yang ditunjukkan pada massa aksi damai peringatan Hari Tani Nasional dan 60 tahun UU Pokok Agraria No. 5 tahun 1960, yang dilakukan oleh Solidaritas Perempuan Sumbawa dan DPC GMNI Sumbawa menyebabkan 10 orang massa aksi mengalami luka, memar, benjolan, dan muntah darah serta lainnya mengalami kekerasan psikis.

Dikatakan Atul peristiwa tersebut bermula ketika massa aksi yang sedang berorasi, di tengah-tengah massa aksi melakukan orasi aparat Pol PP dan kepolisian Sumbawa mendorong peserta aksi disertai dengan pukulan secara brutal kepada sejumlah massa aksi, mencekik, dan melakukan pengejaran di dalam halaman kantor bupati Sumbawa.

“Aksi damai ini penting dilakukan untuk menyuarakan situasi petani dan nelayan khususnya perempuan petani dalam perjuangan mewujukan Reforma agraria sejati dan kedaulatan Perempuan. Namun sangat disesalkan, bukannya tuntutan massa aksi diakomodir akan tetapi dibalas dengan tindakan represif,” tegas Atul

Dijelaskan Atul berdasarkan hal-hal di atas, Solidaritas Perempuan Sumbawa mengecam tindakan represif serta kekerasan yang dilakukan oleh aparat Polres Sumbawa dan Pol PP terhadap massa gabungan dari SP Sumbawa dan DPC GMNI Sumbawa.
Karena merupakan pelanggaran terhadap jaminan kebebasan mengeluarkan pendapat dan berekspresi,” geramnya.

Karenanya itu kata Atul Solidaritas Perempuan Sumbawa menyatakan:

1. Meminta Kapolres Sumbawa untuk menindak tegas oknum Kepolisian yang melakukan kekerasan terhadap massa aksi.

2. Meminta Kasat Pol PP menindak tegas oknum Pol PP yang melakukan kekerasan terhadap massa aksi. (Hrm/Hnn)

Anda mungkin juga berminat