Pemkab Bogor Jadi Finalis ‘Anugerah Inovasi Indonesia 2020’

110

BOGOR (Garudanews.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menjadi salah satu finalis yang berhak mengikuti seleksi presentasi untuk “Anugerah Inovasi Indonesia 2020” yang digelar Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN).

Anugerah tersebut diberikan kepada Pemerintah DaJadi erah baik Provinsi, Kabupaten dan Kota terkait kinerja yang memperkuat ekosistem inovasi di wilayahnya.

Penilaian presentasi bagi Kabupaten, Kota berlangsung pada Rabu (14/10/20). Bupati Bogor, Ade Yasin secara langsung memaparkan keunggulan Kabupaten Bogor di depan dewan juri dalam presentasi secara virtual dari Ruang Kerja Bupati Bogor, Komplek Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Cibinong, terkait Komitmen Pemerintah (Regulasi Inovasi) yakni Strategi pentahelic inovasi pembangunan Kabupaten Bogor mencakup media melalui sosialisasi inovasi dan sarana edukasi berbasis media; Business melalui start up dan CSR; Academy meliputi Universitas dan lembaga penelitian; Goverment sebagai fasilitator, policy maker dan regulator; dan Community yang menjaring kreatifitas/inovasi masyarakat.

Selanjutnya Bupati Bogor menyampaikan dalam hal pelembagaan/ keberlanjutan, pengembangan inovasi, upaya yang dilakukan :
“Anggaran 1 M 1 Desa, Bursa Inovasi Desa/6 cluster, Aplikasi OPTIMIS (Online Perizinan Transparan Informatif Sistematis), One Village One Inovation (325 Inovasi tahun 2019), Laras Online yaitu layanan resmi aspirasi online Pemkab Bogor, Drive Thru Perizinan, Bela Beli Produk Petani dan UMKM (Beras Carita Makmur wajib untuk ASN),”ujarnya.

Ia juga mengatakan untuk kolaborasi dan sinergi dalam rangka mendukung inovasi daerah menjalin kerjasama dengan international online marketplace alibaba.com telah berhasil mendorong ekspor produk UMKM kecap kelapa organik ke Amerika dan Kanada, kerjasama dengan PPII dan LIPI, Kabupaten Bogor juga menjadi percontohan teknologi Kota Pintar Lipi (internet of things), kerjasama dengan teman sehat yaitu aplikasi deteksi covid-19, Forum CSR berkolaborasi dengan 500 CSR perusahaan dalam membangun Kabupaten Bogor.

“Untuk infrastruktur digital Pemkab akan memasang wifi gratis di 240 titik se-Kabupaten Bogor, fiber optic di seluruh kecamatan, Desa Digital (Desa Bojong Kulur, Kec. Gunung Putri), Smart Village (Desa Cipayung Kec. Megamendung), Kampung Perikanan Digital di Kecamatan Pamijahan (eFishery),” ungkapnya.

Selanjutnya Ade Yasin memaparkan sejumlah Inovasi di masa Pandemi Covid 19 meliputi Kategori Quick response terdiri Layanan Konsultasi Online seputar Covid-19, Aplikasi KIJANG Covid-19 (Komprehensif, Integratif, Jejaring Layanan Rengse Tur Calakan), Layanan Konsultasi Online seputar Covid-19 Tele Health (Cek Mandiri Covid-19), Chat Me (Ciawi Heart and Trauma Medical Emergency), Mengoptimalkan 435 Mobil Siaga Desa, Leuwikarsa (Aplikasi Sistem Pemantauan Pasien Pasca Sembuh Covid), Mitra Tohaga (Mitoha) Online Aplikasi Belanja Online.

”Kategori public knowledge seperti membuat portal Busisca (Bogor untuk siap siaga corona), hotline layanan SPGDT (sistem penanggulangan gawat darurat terpadu), ibogorkab : digital library dalam rangka mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ), optimalisasi medsos Pemkab, SKPD, kecamatan, dan desa,” katanya.

Selanjutnya, menurut Ade Yasin kategori ketangguhan massal yakni ATM Beras, Cadangan Pangan Desa, Membentuk Relawan Perawatan Keluarga Covid-19 (20 Orang Per Desa), Membentuk Kampung Tangguh covid-19, SAMARGA (Satu Masker Satu Warga).

Dalam sesi tanya jawab, dengan lugas Ade Yasin menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh Dewan Juri. (Dod)

Anda mungkin juga berminat