Polisi Kembali Terjunkan Ratusan Personil Lakukan Penyekatan Antisipasi Massa Ke DKI Jakarta

442

BEKASI, (Garudanews.id) – Penetapan Undang-undang cipta kerja atau Omnibus Law menciptakan gelombang unjuk rasa di hampir semua wilayah di Indonesia. Di kota Bekasi, aksi unjuk rasa sejak diresmikannya Omnibus Law bergejolak dan kota Bekasi sebagai kota yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta menjadi daerah yang dilintasi berbagai massa dari kabupaten Bekasi dan sekitarnya.

Polres Metro Bekasi bersama tiga pilar mengantisipasi pergerakan massa peserta aksi di beberapa titik yang hendak menuju Jakarta. Penyekatan dilakukan untuk mencegah masuknya para peserta aksi unjuk rasa ke DKI.

“Untuk tempat-tempat titik yang sudah ditentukan terkait dengan masalah unras ya ke arah Jakarta di mana jumlah dari personil Polri sebanyak 806 personil untuk disuruh sebanyak 10 personil TNI 30 personil dan Satpol PP sebanyak 30 personil jumlah total 942 personil untuk titik-titik pendekatan yang sudah ditentukan yaitu di perbatasan perbatasan wilayah Kota Bekasi,” ujar Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol. Erna Ruswing Andari saat dikonfirmasi di ruangannya pada Selasa (20/10).

Titik yang mendapatkan penyekatan ialah Harapan Indah Bekasi, Tol Timur Bekasi Timur, di tol Bekasi Barat, Sasak jarang Bulak Kapal, Tong Yang perbatasan Kota Bekasi, Mall BTC, Mall Mega Bekasi, Mall Metropolitan, Grand Mall, Mall BCP, Stasiun Bekasi, Stasiun Kranji dan Stasiun Bekasi Timur serta Bantargebang.

“Tidak itu saja kami juga melakukan penyekatan pengamanan di stasiun Stasiun Kereta api maupun Terminal Kota Bekasi tidak itu saja kami pun juga melakukan pengamanan di pusat-pusat perbelanjaan di mall-mall di wilayah Kota Bekasi dan universitas universitas,” katanya menambahkan.

Adapun berbagai kampus yang mendapat pengamanan ialah Unkris, Ubhara, UNISMA, Mercubuana dan Kampus Assafiiyah Pondokgede. Semua akses gebang Tol juga mendapat penyekatan secara ketat.

Petugas juga mengantisipasi secara ketat bagi para pelajar yang akan kembali ikut serta melakukan unjuk rasa di Jakarta. Beberapa waktu lalu ratusan pelajar terjaring oleh petugas ketika hendak menuju DKI Jakarta untuk ikut dalam aksi demo. (Mam)

Anda mungkin juga berminat