Waspada Dampak La Nina, Curah Hujan Tinggi Akibatkan Banjir dan Longsor

121

BOGOR (garudanews.id) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mempekirakan dalam beberapa bulan ke depan curah hujan tinggi berkisar 20 sampai 40 persen dari biasa. Fenomena La Nina berpotensi menyebabkan bencana khususnya banjir dan longsor.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyitir ucapan Presiden mengingatkan kejadian tahun lalu kurang antisipasi timbul korban jiwa dan kerugian harta benda dimana-mana.

“Bapak Presiden dalam dua minggu ini menyampaikan pesan, pertama tentang menghadapi cuaca yang ekstrim agar tidak menimbulkan kerugian dan korban jiwa yang banyak. Jangan sampai kejadian di awal tahun 2020 terjadi lagi karena kurang antisipasi. Kedua, menghadapi libur panjang  yang biasanya akan menimbulkan masalah bagi kesehatan, kasus Covid-19 bisa meningkat kembali kalau kita tidak waspada,” kata Doni Monardo pada acara Penanaman Bibit Vertiver dan Pohon Keras dengan Pemerintah Daerah, di Telaga Saat, Kecamatan Cisarua, Kabupatepen Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/10/2020).

Doni juga menambahkan, banyaknya komunitas pencinta lingkungan di Indonesia harus sangat peduli terhadap kondisi lingkungan kita saat ini.

“(Mereka) harus peduli akan lingkungannya terutama sumber mata air. Air adalah sumber kehidupan, sungai adalah peradaban bangsa, mari kita menjadi bangsa yang beradab dengan cara menjaga mata air agar kelak tidak menjadi air mata dan juga menjaga sungai-sungai kita agar sungai menjadi tempat yang menyenangkan, bisa memberikan penghidupan bagi masyarakat,” ucapnya.

Saat ini, kata Doni banyak pimpinan daerah yang melibatkan seluruh komponen masyarakat untuk mengantisipasi potensi terjadinya bencana di suatu daerah.

“Beberapa tahun terakhir ini, BNPB telah melihat adanya sejumlah hal positif yang dilakukan pemimpin di daerah dengan melibatkan begitu banyak komponen ketika ada informasi curah hujan yang tinggi. Peran pemimpin di daerah yang seperti ini yang harus terus dilakukan guna cepat mengantisipasi bencana yang akan melanda wilayahnya,” lanjut Doni.

Ditempat yang sama, Bupati Bogor Ade Yasin mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan guna menghadapi cuaca yang ekstrim seperti sekarang ini.

“Kondisi alam harus terus terpelihara seperti ini, karena ini kan dampaknya ke masa depan, jangan ada lagi banjir, longsor di tempat-tempat terawat seperti ini,” kata Ade Yasin.

Dia mengulangi peringatan yang disampaikan Doni Monardo tentang perlunya membentuk satgas untuk pengamanan wilayah ini dengan didanai oleh APBD yang dititipkan kepada camat. Hal ini semata-mata guna agar alam ini tetap terjaga, sungai juga tetap terjaga, sehingga masyarakat bisa merasakan dampak dari lingkungan yang kita jaga ini,” kata Ade.

Ade juga menitipkan pesan agar kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan terus meningkat.

“Ini juga perlu kesadaran dari masyarakat untuk sama-sama menjaga lingkungan. Kita dari pemerintah pastinya butuh partisipasi, dukungan dari masyarakat untuk sama-sama mencintai dan menjaga lingkungan,” ujarnya. (red)

Anda mungkin juga berminat